Pesan Teror di Banten

Wibowo Sangkala
28/6/2017 16:12
Pesan Teror di Banten
(Ilustrasi--thinkstock)

PELAKU penyebaran pesan teror sedang diburu tim khusus yang dibentuk Polda Banten. Ciri-ciri pelaku telah diketahui karena saat meletakkan pesan teror terekam kamera CCTV.

Pelaku aksi teror membuat ancaman terhadap jajaran Polda Banten dan sejumlah tempat di Kota Serang, Banten, disecarik kertas. Kertas yang berisi ancaman tersebut kemudian diletakkan pelaku di wiper kaca mobil Patwal polisi di Pos Lantas di Alun-alun Timur, Kota Serang.

Akibat ancaman tersebut, Pos Lantas di Alun-alun Timur, Kota Serang, dikosongkan. Tidak hanya itu, seluruh anggota Kepolisian di Polda Banten dilengkapi dengan rompi anti peluru.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan tim khusus sedang menyelidiki pelaku pesan teror. "Saya minta semuanya tenang, nanti kalau sudah ketangkap pasti saya beritahu," ujar Listyo, Rabu (28/6).

Pelaku pesan teror diduga berasal dari jaringan ISIS Marawi, Filipina. Dalam pesan teror tersebut tertulis; "kami berbaiat pada Abu Bakar al-baghdadi bukan jokowi, kami bukan anti NKRI, tapi kami jijik dengan berhala yang disebut demokrasi, hai orang-orang yang beriman tolonglah agama allah niscaya akan meneguhkan kedudukanmu (QTS)."

Adapun lokasi yang akan dijadikan sasaran adalah Kantor Pos, Gereja HKBP, Gedung juang, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Ancaman tersebut tidak hanya mengejutkan jajaran Polda Banten, tapi juga warga Kota Serang. Warga Kota Serang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi orang-orang yang dianggap mencurigakan.

"Sejak ada pesan teror itu, kami selalu pantau orang-orang baru di lingkungan kami," ujar Wawan, Ketua RT 4 RW 13 Kelurahan Sumur Peucung, Kota Serang.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya