Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria, SP, yang menjadi salah satu tersangka penyerangan Markas Polda Sumatra Utara. Ia diketahui pernah pergi ke Suriah.
Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divisi Humas Polri Kombes Sulistyo Pudjo mengatakan, polisi tengah mendalami keterlibatan kepentingan SP berangkat ke Suriah.
"Apakah yang bersangkutan ke Suriah ini mengikuti salah satu faksi atau berjuang dengan salah satu faksi yang mana sedang dilakukan pendalaman," kata Pudjo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/6).
Pudjo memastikan, kondisi SP berangsur pulih usai kritis saat harus dilumpuhkan Densus 88 Anti Teror dalam proses penangkapan. Setelah pulih, polisi akan meminta keterangan lengkap SP soal keterlibatannya.
Pudjo mengatakan, paham radikal SP terbentuk sejak berangkat ke Suriah. Di sana, diyakini ideologi garis keras SP semakin kuat. "Dalam arti yang bersangkutan siap untuk bertempur membela pandangan ideologinya di Suriah," ungkap Pudjo.
SP jadi satu dari empat tersangka penyerangan Markas Polda Sumut. SP kini masih dalam perawatan.? ?Dari kediamannya, polisi menyita beberapa barang bukti seperti dokumen, buku, cakram, VCD dan pisau yang sama dengan yang digunakan pelaku.
Sampai saat ini, 17 orang sudah diamankan tim gabungan Polda Sumut dan Densus 88 terkait penyerangan ini. Dari 17 orang itu, 12 di antaranya saksi, dan empat orang lainnya merupakan tersangka SP, AR (meninggal dunia), B dan FPY.
Polisi di pos jaga Polda Sumut diserang pada 03.00 WIB, Minggu, 25 Juni 2017. Aiptu M. Sigalingging meninggal dunia dalam insiden itu.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved