Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
"Mekanisme presidential threshold itu kesepakatan saja dengan jiwa besar," kata Jimly di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (22/6). Jimly mengatakan, angka ambang batas presiden merupakan hal sepele yang bisa disepakati secara bersama.
Dia menjelaskan, ada beberapa angka yang menjadi perhatian sejumlah pihak, 0 persen, 10 persen, dan 20 persen.
Angka 0 persen, kata Jimly, diajukan untuk mewadahi keinginan partai kecil dan partai baru. Sedangkan angka 10 persen diajukan agar partai kecil juga diperhitungkan dalam negosiasi koalisi politik.
"Jadi ini pilihan pilihan yang sifatnya hanya mempertimbangkan kepentingan kelompok," kata Jimly.
Jimly menilai, semakin rendah angka ambang batas presiden akan semakin adil. Tapi, dari segi keabsahan, angka 20 hingga 25 persen yang telah ditetapkan saat ini sudah sah.
Angka itu pernah diuji di Mahkamah Konstitusi. Tapi, dari segi baik tidak baik, angka itu belum tentu sesuai karena harus mempertimbangkan aspek keadilan.
"Partai kecil pun memerlukan keadilan karena dia mewakili rakyat Indonesia yang berdaulat," jelas Jimly.
Idealnya lebih rendah
Jimly setuju ambang batas presiden harus ada. Namun, angka yang ditetapkan tak perlu terlalu besar. Jimly ingin, angka 20 persen yang berlaku saat ini diturunkan.
"Tidak ada salahnya diturunkan," kata Jimly.
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Pemilihan umum serentak menjadi salah satu alasan mantan hakim Mahkamah Konstitusi itu. "Ada alasan untuk mengubah," tambah Jimly.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved