Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIALA Dunia FIFA 1954, yang merupakan edisi kelima dari turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, tercatat dalam sejarah sebagai salah satu turnamen paling produktif dan penuh kejutan. Diselenggarakan di Swiss pada 16 Juni hingga 4 Juli 1954, ajang ini menjadi panggung bagi lahirnya kekuatan baru sepak bola dunia pasca-Perang Dunia II.
Swiss dipilih sebagai tuan rumah bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-50 FIFA yang bermarkas di Zurich. Turnamen ini diikuti 16 timnas yang berhasil lolos dari babak kualifikasi, yaitu:
Laga final yang berlangsung pada 4 Juli 1954 mempertemukan dua kekuatan besar: Jerman Barat melawan Hungaria. Pertandingan ini digelar di Stadion Wankdorf, Bern, di hadapan sekitar 60.000 penonton.
Hungaria, yang saat itu dikenal sebagai Magical Magyars dan tidak terkalahkan dalam 31 pertandingan internasional sebelumnya, sempat unggul cepat 2-0 dalam delapan menit pertama melalui gol Ferenc Puskás dan Zoltán Czibor. Namun, Jerman Barat melakukan comeback luar biasa yang kemudian dikenal dengan sebutan The Miracle of Berne (Keajaiban Bern).
| Finalis | Skor Akhir | Pencetak Gol |
|---|---|---|
| Jerman Barat | 3 | Max Morlock (10'), Helmut Rahn (18', 84') |
| Hungaria | 2 | Ferenc Puskás (6'), Zoltán Czibor (8') |
Piala Dunia 1954 tidak hanya soal skor akhir, tetapi juga berbagai narasi yang mengubah wajah sepak bola:
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved