Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Mudik Lebaran menjadi momen yang dinanti, namun meninggalkan kendaraan listrik (EV) di rumah dalam waktu lama memerlukan perhatian khusus. Berbeda dengan motor bensin, motor listrik memiliki komponen baterai dan sistem manajemen energi yang tetap bekerja meski sedang tidak digunakan.
Agar performa kendaraan tetap optimal dan siap dipacu sekembalinya Anda dari kampung halaman, berikut adalah panduan komprehensif merawat motor listrik saat ditinggal mudik sesuai rekomendasi ahli teknologi EV.
Banyak pengguna ragu apakah harus mematikan Mini Circuit Breaker (MCB). MCB berfungsi sebagai pemutus arus antara baterai dan dinamo. Jika Anda mudik dalam durasi standar (1-2 pekan), sebaiknya MCB tetap dalam posisi ON.
Dengan sistem tetap aktif, fitur pintar seperti pelacak GPS dan konektivitas aplikasi tetap berfungsi. Ini memudahkan Anda memantau posisi kendaraan secara real-time dari jarak jauh melalui smartphone. Namun, jika rencana pergi lebih dari satu bulan, disarankan mematikan MCB untuk mencegah pengosongan daya (drainase) total akibat sistem elektronik yang terus siaga.
Kesalahan umum adalah mengisi daya hingga penuh (100%) sebelum ditinggal lama. Sebaliknya, membiarkan daya dalam kondisi 0% (kosong total) dalam waktu lama juga bisa membuat baterai mengalami penurunan performa. Oleh karena itu, idealnya, selalu pastikan sisa daya minimal 50% sebelum ditinggalkan.
Kondisi setengah penuh memberikan stabilitas kimiawi pada sel baterai, mencegah stres akibat voltase tinggi atau risiko deep discharge yang dapat merusak umur pakai baterai secara permanen.
Selalu gunakan standar tengah saat memarkir motor dalam waktu lama. Hal ini memiliki manfaat teknis yang signifikan:
Kendaraan yang ditinggal lama sering menjadi sasaran pencurian. Gunakan strategi keamanan berlapis:
Tambahkan pengamanan ekstra dengan menggunakan kunci ganda, seperti kunci cakram atau rantai yang dipasang pada roda depan, untuk meningkatkan keamanan kendaraan. Kendaraan yang ditinggal dalam waktu lama sering menjadi sasaran pencurian karena dianggap tidak diawasi. Dengan memasang kunci tambahan, seperti kunci setang, kunci roda, atau pengaman rantai, risiko pencurian dapat berkurang karena pelaku akan membutuhkan waktu dan usaha lebih untuk membobolnya.
Pastikan fitur alarm pada sistem keyless diaktifkan agar memberikan perlindungan tambahan apabila terjadi gangguan atau percobaan pencurian pada kendaraan.
Kunci utama merawat motor listrik saat mudik adalah menjaga keseimbangan daya baterai dan memastikan sistem keamanan aktif. Dengan mengikuti langkah di atas, motor Anda akan tetap prima saat digunakan kembali untuk beraktivitas pasca-Lebaran. (Ant/E-3)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved