Transformasi Sang Legenda

Gnr/S1-25
29/8/2018 04:45
Transformasi Sang Legenda
(Dok. Toyota)

KEMUNCULAN kendaraan serbaguna (multi purpose vehicle/MPV) tidak terlepas dari kehadiran Toyota Kijang di Indonesia. Toyota Kijang yang lahir sejak 1977 hadir karena dorongan pemerintah untuk mengembangkan kendaraan bermotor niaga sederhana (KBNS) di era 1970-an.

KBNS adalah kendaraan serbaguna dengan harga yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Konsep kendaraan niaga yang revolusioner dihadirkan Toyota Kijang generasi pertama yang masyhur dengan nama Kijang Buaya dengan mesin yang berada di depan (bonnet), bukan di bawah pengemudi seperti kendaraan niaga pada umumnya pada masa itu.

Meski dengan konsep kendaraan niaga, kehadiran Toyota Kijang ternyata menjadi andalan keluarga Indonesia karena punya kabin yang luas dan memiliki mesin ‘bandel’.  Perusahaan karoseri pun sering kebanjiran pesanan ‘menyulap’ tampilan Toyota Kijang yang pertama kali hadir sebagai mobil pick-up, menjadi mobil keluarga.

Transformasi besar-besaran pada Toyota Kijang terjadi pada generasi ketiga pada 1986. Kendaraan ini telah mengadopsi teknologi Toyota Original Body sebagai minibus pertama dengan kualitas bodi bebas dempul setara sedan. Bagian eksterior Toyota Kijang ini pun kian modern dan dinamis serta ditunjang perubahan desain interior yang cantik.

Transformasi berlanjut dengan kehadiran Kijang Kapsul yang merupakan generasi keempat dari keluarga Toyota Kijang. Perubahan signifikan pun terlihat dari tampilan yang lebih aerodinamis dengan lekukan yang lebih halus.

Kijang Kapsul juga mulai menyediakan varian mesin diesel dan transmisi otomatis. Penyegaran terus dilakukan. Salah satunya perubahan pada jenis mesin yang sebelumnya menggunakan karburator, beralih menjadi electronic fuel injection (EFI) pada 2000. Penyegaran terakhir terjadi pada 2002 pada bagian grille, lampu depan, dan lampu belakang yang dilengkapi garnish.


Naik kelas

Seiring dengan kehadiran Toyota Avanza pada 2003, Toyota Kijang pun naik kelas dengan bergabung dalam platform global innovative international multi-purpose vehicle (IMV) bersama Toyota Hilux dan Fortuner. Tampilan Toyota Kijang generasi kelima yang diberi nama Toyota Kijang Innova itu pun menjelma menjadi mobil MPV sesungguhnya.

Bentuk bodi yang lebih membulat dan aerodinamis membuat tampilan Toyota Kijang Innova memberikan kesan sebagai mobil yang lebih mewah dibanding pendahulunya. Meski demikian, Toyota masih mempertahankan benang merah antara Innova dan leluhurnya dengan adopsi sasis ladder yang membedakan dengan MPV modern lainnya yang cenderung menggunakan konfigurasi monocoque.

Kijang generasi kelima ini juga sudah dibekali teknologi khas abad-21 seperti mesin dengan teknologi VVT-i, diesel common rail, multi information display pada tampilan dashboard, sistem keamanan mumpuni lewat kehadiran airbag. Kijang Innova mengalami penyegaran sebanyak tiga kali sepanjang kiprahnya, yaitu pada 2008, 2011, dan 2013.


Primadona

Kehadiran Kijang Innova dengan cepat menjadi primadona. Hal itu tidak sertamerta membuat Executive Chief Designer Toyota Hiroki Nakajima berpuas diri. Lewat upaya survei dalam lingkup global, Nakajima menemukan banyak konsumen melakukan modifikasi pada Kijang Innova untuk menunjang kebutuhan mereka.

Nakajima pun menjadi ‘bidan’ bagi kelahiran All New Kijang Innova yang dikatakannya kini menjadi multi-performance vehicle. Tampilan Kijang Innova yang mengusung slogan ‘The Legend Reborn’ itupun terlihat gagah dengan perubahan radikal di bagian eksterior.

Bila di bagian eksterior, tampilan gagah jadi andalan, di dalam kabin mobil kualitas kenyamanan bagi penumpangnya tercipta secara maksimal lewat ruang yang lapang dan tawaran kemewahan dari material yang digunakan.

Kesan gagah yang ditonjolkan All New Kijang Innova ternyata masih menimbulkan rasa penasaran di kalangan konsumen yang menginginkan adanya tambahan kesan adventurer atau petualang.

Harapan konsumen itu pun dipenuhi oleh PT Toyota Astra Motor lewat kehadiran varian Innova Venturer. Nama Venturer mencerminkan keunggulan di sisi prestise dan tampilan yang lebih gagah sebagai mobil yang menemani penumpangnya berpetualang. Bukan hanya tampilan eksterior, Toyota juga menghadirkan perubahan di sisi interior dengan aplikasi black leather seat di seluruh tempat duduk tanpa menghilangkan unsur keselamatannya.

Dengan material tersebut, kabin Innova Venturer pun punya kesan semakin mewah dan memiliki prestise tersendiri. Jadi, varian Toyota Kijang manakah yang jadi favorit Anda?





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya