Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN ini ada fenomena keagamaan menarik di Indonesia, yaitu bertemunya perayaan Imlek, hari raya umat Khonghucu sekaligus tradisi Tiongkok kuno yang dirayakan semenjak ribuan tahun lalu, dengan Ramadan, bulan suci bagi umat Islam. Kedua kelompok itu bersinergi untuk merayakan hari-hari kebesaran masing-masing. Panitia dan penyelenggaraannya pun berkoordinasi satu sama lain.
Yang lebih menarik ialah perayaan Imlek tahun ini dilaksanakan secara bersama oleh orang-orang yang masih mengindahkan tradisi nenek moyang mereka semenjak ribuan tahun lalu. Di antara kelompok yang tergabung di dalam perayaan itu tentu saja mereka yang beragama Khonghucu, yang memang menganggap tradisi Imlek bagian dari ritual keagamaan mereka.
Akan tetapi, kelompok lain, terutama yang berlatar belakang etnik Tionghoa, juga bersama-sama merayakan meskipun mereka menganggapnya hanya sebagai tradisi luhur masyarakat Tionghoa. Di antara mereka tentu ada juga beragama lain, seperti Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha.
Semula, perayaan yang berbarengan itu menjadi tantangan, bahkan menjurus menjadi sebuah problem konseptual. Akan tetapi, tantangan dan problem itu pada akhirnya dapat diselesaikan secara bersama di Masjid Istiqlal Jakarta, di bawah bimbingan Imam Besar Masjid Istiqlal.
Itu merupakan peristiwa besar yang patut dicatat di dalam sejarah bangsa Indonesia. Tidak mengherankan sepanjang jalan di pusat kota-kota besar di Indonesia tahun ini lebih semarak sebab dihiasi dengan atribut-atribut perayaan Imlek.
Pemandangan seperti itu sekaligus bukti nyata bentuk toleransi yang indah ditampilkan Indonesia di mata dunia. Saya kira tidak ada negeri di kolong langit ini seplural Indonesia, tetapi berhasil mempertontonkan indahnya sebuah perbedaan.
Lembaga-lembaga survei termasuk BPS menunjukkan angka menarik bahwa pada 2025 tingkat toleransi dan kerukunan sosial mencapai tingkat puncak tertinggi sepanjang sejarah bangsa Indonesia berdiri. Itu semua menunjukkan pemerintahan Presiden Prabowo berhasil mengangkat kepercayaan dunia internasional terhadap bangsa Indonesia.
Memang tak teringkari sejumlah titik masih tetap harus menjadi concern kita bersama, tetapi secara umum semuanya mengesankan terjadinya kematangan dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air di negeri kita.
Para panitia Imlek tahun ini terdiri dari semua agama yang ada di Indonesia, terutama dari mereka yang berlatar belakang etnik Tionghoa. Kita akan menyaksikan pertama kali Imlek dilaksanakan secara nasional dengan melibatkan semua komponen masyarakat yang berlatar belakang keturunan Tionghoa.
Mudah-mudahan pelaksanaan bulan puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang akan datang juga bisa terlaksana secara bersamaan di antara seluruh kelompok umat Islam.
Tahun ini ada sedikit masalah karena rata-rata umur bulan di hampir semua tempat di wilayah hukum Indonesia, keberadaan hilal (bulan muda) masih di bawah 2 derajat, jauh di bawah kemungkinan untuk dilihat (gairu imkan al-ru’yah) yang ditetapkan bersama oleh menteri-menteri agama Asia Tenggara yang terhimpun di dalam wadah MABIMS. Dengan demikian, mungkin tahun ini sulit dihindari perbedaan awal Ramadan.
Jauh-jauh hari Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara itu, ormas-ormas Islam lainnya menunggu keputusan hasil sidang isbat Kementerian Agama yang akan diselenggarakan pada 17 Februari yang akan datang.
Mudah-mudahan Allah SWT bisa memberikan pertolongan kepada hamba-Nya untuk kembali merayakan puasa Ramadan dan Lebaran secara bersama sebagaimana yang terjadi pada masa-masa lampau. Namun, jika persamaan itu tidak bisa dicapai, semoga perbedaan di antara umat tidak menimbulkan konflik yang dapat melemahkan sendi-sendi umat dan warga bangsa.
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Pakar kesehatan olahraga menyarankan transisi bertahap saat kembali berolahraga usai Lebaran untuk menghindari cedera dan detraining effect.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved