Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU tahun pelajaran 2022/2023 berakhir. Penilaian dan evaluasi guru terhadap performansi siswa sudah diberikan dalam bentuk rapor. Siswa sudah naik kelas ke kelas yang lebih tinggi. Saat ini mereka sedang menikmati liburan merayakan keberhasilan perjuangan mereka selama setahun terakhir, sambil pelan-pelan mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru di kelas yang lebih tinggi.
Namun, tidak demikian dengan guru. Guru dipimpin kepala sekolah, saat ini harus melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran selama setahun terakhir. Kemudian merancang program pembelajaran untuk satu tahun ke depan dengan rencana anggaran yang diperlukan guru dalam proses belajar mengajar. Proses tersebut dilakukan untuk mencapai pendidikan berkualitas sehingga dapat membangun generasi yang berkualitas.
Salah satu mekanisme efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan ialah melalui rapat kerja (raker) sekolah yang melibatkan seluruh komponen sekolah, mulai kepala sekolah, guru, staf administrasi, hingga orang tua siswa. Dalam raker ada tiga bahasan pokok, yaitu evaluasi program, membuat rencana program, dan merancang rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS).
Rapat kerja sekolah
Raker sekolah ialah pertemuan seluruh staf pengajar dan karyawan sekolah serta orangtua siswa untuk membahas berbagai hal terkait dengan kegiatan pendidikan di sekolah. Tujuan raker sekolah ialah untuk membahas berbagai hal terkait dengan kegiatan pendidikan di sekolah, seperti program kerja, evaluasi kinerja, dan perencanaan kegiatan serta penganggaran program.
Raker sekolah juga penting untuk evaluasi kinerja. Dalam rapat kerja sekolah, seluruh guru dan karyawan dapat membahas hasil evaluasi kinerja dan mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkala dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan memperbaiki kelemahan yang ada.
Raker sekolah juga merupakan wadah efektif untuk merencanakan kegiatan dan program pendidikan. Dalam raker, seluruh komponen sekolah dapat berpartisipasi dalam merumuskan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan siswa. Misalnya, guru dapat membagikan ide-ide inovatif mengenai metode pengajaran yang menarik, sementara staf administrasi dapat memberikan saran tentang pengaturan waktu dan logistik.
Dengan melibatkan semua pihak yang terkait, raker membantu mengidentifikasi kebutuhan yang spesifik dan menciptakan program yang efektif. Selain itu, raker juga dapat membantu dalam merencanakan kegiatan ekstrakurikuler, seperti kunjungan sekolah, seminar, dan kegiatan sosial lainnya, yang dapat melengkapi pembelajaran dalam kelas.
Selain manfaat internal, raker sekolah juga berperan dalam memperkuat hubungan dengan orangtua siswa. Dalam raker, orang tua memiliki kesempatan untuk memberikan umpan balik, mengekspresikan kekhawatiran, atau berbagi pengalaman yang mungkin relevan dengan pembelajaran anak mereka. Komunikasi dua arah antara sekolah dan orangtua membangun kepercayaan dan kemitraan yang penting dalam mendukung perkembangan siswa.
Pembiayaan program sekolah
Perencanaan pembiayaan program sekolah yang baik dapat membantu sekolah mencapai tujuan pendidikan. Karena itu, sekolah harus memperhatikan prinsip perencanaan pembiayaan yang efektif dan efisien. Menurut Dr Arwildayanto, M.Pd, dkk. (2017), dalam merencanakan pembiayaan program perlu memerhatikan prinsip berikut, yakni pertama, hemat, efisien. Kedua, terarah dan terkendali sesuai rencana kegiatan sekolah. Ketiga, keharusan penggunaan kemampuan atau hasil produksi dalam negeri sejauh hal ini memungkinkan. Keempat, transparansi sebagai implikasi dari keterbukaan informasi publik; kelima, penguatan partisipasi publik.
Lima prinsip di atas harus melandasi program sekolah dan RAPBS. Program sekolah harus menggambarkan rencana kegiatan yang akan dilakukan sekolah dalam jangka waktu tertentu. Sementara itu, RAPBS merencanakan pengeluaran anggaran yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan program sekolah.
Penyelarasan program dengan RAPBS
Tahap berikutnya ialah proses penyelarasan program sekolah dengan RAPBS. Langkah ini merupakan tahapan kritis untuk memastikan sumber daya dan anggaran yang tersedia diarahkan untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif. RAPBS yang selaras dengan program sekolah dapat memastikan tiga hal, yaitu transparansi, evaluasi terencana dan struktur, dan akuntabel.
Transparansi pengelolaan keuangan sekolah memungkinkan seluruh warga sekolah, termasuk guru, staf, dan orangtua siswa, memiliki pemahaman yang jelas tentang prioritas pengeluaran sekolah dan tujuan pendidikan yang ingin dicapai. Transparansi ini penting untuk membangun kepercayaan dan partisipasi aktif dari semua pihak terkait dalam pengelolaan keuangan sekolah. Semua warga sekolah harus memahami tentang bagaimana dana sekolah digunakan.
Program sekolah yang selaras dengan RAPBS memungkinkan warga sekolah dapat melakukan evaluasi terencana dan berkelanjutan terhadap pencapaian tujuan pendidikan. Untuk itu sekolah harus menetapkan indikator pencapaian yang jelas dan langkah-langkah konkret untuk mencapainya. Dalam proses evaluasi, sekolah dapat mengukur sejauh mana tujuan telah tercapai dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Evaluasi yang terencana dan berkelanjutan membantu sekolah meningkatkan kualitas pendidikan secara terus-menerus.
Akuntabilitas pengelolaan keuangan sekolah dapat dicapai jika program sekolah dan RAPBS selaras. Perencanaan yang terstruktur melalui RAPBS, sekolah dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara transparan. Audit internal dan eksternal dapat dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran sekolah digunakan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Akuntabilitas yang kuat dalam pengelolaan keuangan sekolah menciptakan lingkungan yang lebih profesional dan dapat meningkatkan kepercayaan dari pihak terkait, termasuk orangtua siswa dan masyarakat umum.
Sistem keranjang
Dalam menyusun RAPBS, manajemen sekolah Sukma akan mengelompokan program ke dalam empat keranjang program, yaitu pengembangan siswa, pengembangan guru, pengembangan manajemen, dan urusan umum (sarana dan prasarana).
Pertama, pengembangan siswa harus diarahkan pada proses pembelajaran siswa di kelas maupun di luar kelas, seperti kelas proyek, kunjungan sekolah, guru tamu, keterampilan siswa, literasi, hari libur nasional dan sebagainya. Kedua, program pengembangan guru untuk mengembangankan kapasitas guru seperti guru meneliti, pengembangan kemampuan pedagogis, pengembangan kurikulum, pengembangan baseline test untuk guru dan sebagainya.
Ketiga, pengembangan kapasitas manajemen, seperti pengembangan kurikulum, kapasitas kepemimpinan, pengembangan tim, pelatihan konselor, perpustakaan dan sebagainya. Keempat, urusan umum untuk menunjang seluruh program-program utama yang telah dirancang dan direncanakan pada keranjang pertama, kedua dan ketiga. Sistem ini mendorong pengalokasian dana yang adil bagi siwa dan guru dalam menggunakan dana BOS. Wallahu a’lam.
Basarnas mengerahkan 14 personel tambahan dari Basarnas Special Group untuk mengevakuasi lima korban yang terhimpit dalam kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Melihat posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan ancaman kenaikan permukaan air laut, tim memutuskan untuk menempuh jalur udara guna mempercepat proses evakuasi.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sekitar 100 warga terdampak banjir di kawasan Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada Selasa malam (7/4).
BMKG menegaskan tak ada rekomendasi evakuasi lanjutan usai peringatan tsunami Malut-Sulut dicabut, namun warga diminta cek keamanan bangunan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
DARI debat seru berbagai kajian, kita dapat menyimpulkan empati merupakan isu penting dalam kehidupan (Coplan, 2011).
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Indonesia hadapi krisis guru akibat gelombang pensiun besar-besaran. Kekurangan guru mencapai 1,3 juta orang sementara lulusan PPG belum mencukupi.
GURU perempuan memiliki peran krusial dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama melalui kontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi penerus yang tangguh.
Tradisi halal bihalal untuk saling memaafkan antara siswa dan guru digelar pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
IDUL Fitri baru saja kita rayakan. Selama sebulan, kita berlatih menahan diri dan mempertajam empati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved