Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SPANDUK ucapan selamat atas pelantikan Arief Rachadiono Wismansyah dan Sachrudin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang terpampang di berbagai tempat hingga sudut kota. Sambutan masyarakat pada periode kedua (2018-2023) kali ini kesannya lebih bergairah dibandingkan periode pertama (2013-2018). Arief/Sachrudin dilantik Gubernur Banten Wahidin Halim pada 26 Desember 2018 atau sekitar 10 hari lalu.
Namun spanduk-spanduk ucapan selamat masih terus bermunculan. Beberapa titik tempat ibadah pun ikut menyemarakkan. Masyarakat Kota Tangerang menaruh harapan besar pada pundak pasangan tersebut. Periode kedua ini akan menjadi ukuran bagi perjalanan karier Arief ke depan, apakah akan terus menanjak ke singgasana Banten 1 atau kembali menggeluti dunia usaha di akhir pengabdiannya.
Arief kelahiran 23 April 1977 sempat menjadi Wakil Wali Kota termuda di Indonesia ketika dilantik mendampingi Wali Kota Tangerang Wahidin Halim pada 2008-2013. Pelantikan periode kedua sudah berjalan. Visi misi mewujudkan Kota Tangerang Sejahtera, Berakhlaqul Karimah dan Berdaya Saing, yang diusung Arief-Sachrudin, ditunggu masyarakat.
Terutama komitmen mengintegrasikan seluruh pelayanan masyarakat berbasis e-government. Seperti yang dijanjikan, pada 2020 seluruh pelayanan masyarakat pun sudah online. Sesuai dengan motto, Tangerang Smart City, pelayanan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang ke depan harus lebih baik, cepat, dan transparan.
Program pembuatan Kampung Budaya, Kampung Pemuda dan Kampung Olahraga, di atas kertas, dibuat menjadi nyata. Salah satu masukan dari warga Kota Tangerang seusai acara pelantikan ialah revitalisasi Pasar Lama. Sesuai dengan program pemerintah yang mendorong pariwisata sebagai salah satu motor perekonomian, pembenahan Pasar Lama tidak bisa lagi ditunda-tunda.
Sehari-hari Pasar Lama Tangerang menjadi pusat kuliner. Kiri kanan pasar dipenuhi penjual berbagai jenis bahan makanan, kebutuhan dapur hingga makanan jadi. Banyak makanan yang dijual termasuk langka dan enak-enak. Pada hari Sabtu sore hingga tengah malam dan sepanjang Minggu, Pasar Lama nyaris tidak bisa dilalui kendaraan.
Ribuan orang yang silih berganti menikmati kuliner di kawasan ini menunjukkan masyarakat Tangerang yang menyandang nama Kota Seribu Industri terbilang tidak terdampak krisis global. Sejatinya dengan kunjungan yang demikian padat, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu, kendaraan dilarang masuk kawasan Pasar Lama, baik sepeda motor maupun mobil. Pemerintah Kota perlu memikirkan tempat penampungan parkir.
Pengunjung sebaiknya masuk ke kawasan kuliner dengan berjalan kaki agar tidak semrawut, berisik, dan bertabrakan. Bagi pengunjung yang tidak bisa berjalan, bisa disediakan kendaraan wisata. Hanya kendaraan itu diperbolehkan wira wiri dengan lampu-lampu indah seperti kereta wisata di mal-mal. Pasar Lama perlu segera direvitalisasi karena memang sudah sangat kumuh, kotor, becek dan berbau.
Seorang Tenaga Ahli Tata Ruang, Yogi, dalam sebuah rapat bersama Pemkot Tangerang, menyatakan Pasar Lama sebaiknya dijadikan bukan hanya layak dikunjungi tetapi juga layak dihuni. Ada tiga elemen yang harus dipikirkan. Pertama, penduduk setempat, pengunjung, dan bisnis. Konsep yang ditawarkan ialah merevitalisasi Pasar Lama menjadi Pasar Modern, Transit Oriented Development, Urban Heritage + Tourism dan Public Service Infrastruktur.
Konsep tersebut akan membuat kawasan industri sekitar Pasar Lama ikut bersih dan layak dikunjungi baik untuk kuliner maupun pariwisata karena di sana juga terdapat beberapa peninggalan bersejarah. Tentu saja revitalisasi juga harus memikirkan bagaimana pendapatan para pedagang bisa lebih meningkat lagi dan pelayanan publik tetap terpenuhi. Usulan program penataan Pasar Lama sudah sampai kepada Arief-Sachrudin.
Kini, masyarakat Kota Tangerang menunggu janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk merealisasikannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved