Atlet PAC Borong Empat Medali di Singapore Open 2026

Irvan Sihombing
22/4/2026 20:09
Atlet PAC Borong Empat Medali di Singapore Open 2026
ATLET Papua Athletics Center (PAC) menorehkan prestasi dengan memborong empat medali dalam ajang 86th Singapore Open Track & Field Championships 2026.(Dok. Istimewa)

ATLET Papua Athletics Center (PAC) menorehkan prestasi dengan memborong empat medali dalam ajang 86th Singapore Open Track & Field Championships 2026. Kompetisi yang berlangsung di National Stadium, Singapura, pada 15 hingga 17 April 2026 tersebut menghasilkan satu emas, dua perak, dan satu perunggu bagi kontingen PAC.

Medali emas dipersembahkan oleh atlet asal Merauke, Vinsensia Awutet Amjaram (27), yang turun pada nomor lompat jauh putri. Ia menempati podium tertinggi dengan catatan lompatan sejauh 5,78 meter pada hari kedua kompetisi.

Dua Perak dan Satu Perunggu Lengkapi Raihan

Dua medali perak diraih oleh Mergina Asyerem (26) asal Biak pada nomor 400 meter putri dengan waktu 55,96 detik, serta Lina Hisage (18) asal Jayawijaya pada nomor tolak peluru putri dengan catatan 11,41 meter.

Sementara itu, medali perunggu disumbangkan Kresensia Mobok Ndiken (19) pada nomor lempar lembing putri dengan lemparan sejauh 41,15 meter. Capaian ini menjadi catatan penting karena merupakan debut internasionalnya sejak bergabung dengan PAC pada 10 Oktober 2025.

“Ini adalah pengalaman pertama saya bertanding di luar negeri, dan saya sangat bersyukur bisa langsung menyumbangkan medali. Pengalaman di Singapura ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan hasil yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Kresensia dalam keterangan, Rabu (22/4/2026)

Performa Atlet Lain Tunjukkan Konsistensi

Selain perolehan medali, sejumlah atlet PAC lainnya juga menunjukkan performa kompetitif. Pelari asal Boven Digoel, Fransisko Adrianto Makaminang (20), finis di peringkat keempat nomor 800 meter putra dengan waktu 1:53,65 dan peringkat kelima nomor 1.500 meter putra dengan catatan 4:05,13.

Mergina Asyerem juga tampil di nomor 200 meter putri dan finis di posisi keempat dengan waktu 24,51 detik sebelum meraih perak di nomor 400 meter. Di nomor lain, Hendrik Raikerts Dacosta (27) menempati peringkat kedelapan pada 400 meter gawang putra dengan waktu 56,17 detik, sedangkan Benedictus Tsolme (19) mencatatkan waktu 48,89 detik di nomor 400 meter putra.

PB PASI dan Freeport Soroti Pentingnya Pembinaan

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan pentingnya pengalaman internasional bagi atlet daerah.

“Raihan empat medali ini menegaskan bahwa potensi atletik Timur Indonesia akan mekar lewat program terstruktur. Jam terbang internasional ini adalah investasi krusial, dan sinergi desentralisasi pembinaan di Mimika antara PB PASI dengan PT Freeport Indonesia kini perlahan menjawab kebutuhan regenerasi atletik nasional,” tegas Luhut.

Apresiasi juga disampaikan Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma.

“Medali yang diraih di Singapura adalah buah dari sistem pembinaan yang disiplin di Papua Athletics Center, bukan sebuah kebetulan. Melihat atlet muda kita mampu mengeksekusi hasil latihan mereka di bawah tekanan internasional memberikan keyakinan ekstra bagi kami. PT Freeport Indonesia bersama PB PASI akan terus mengawal cetak biru pembinaan ini, agar jalur prestasi atlet Papua menuju kancah global semakin terbuka lebar,” ungkap Claus.

Program PAC Perkuat Regenerasi Atlet Nasional

Papua Athletics Center merupakan pusat pelatihan atletik desentralisasi di Mimika hasil kolaborasi antara PB PASI dan PT Freeport Indonesia. Program ini dirancang untuk mengembangkan potensi atlet daerah melalui pelatihan intensif, fasilitas pendukung, serta evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan performa di level nasional dan internasional. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya