Campus League Musim 1 Diluncurkan, Fokus Bentuk Karakter Atlet Mahasiswa

Khoerun Nadif Rahmat
20/4/2026 21:58
Campus League Musim 1 Diluncurkan, Fokus Bentuk Karakter Atlet Mahasiswa
Ilustrasi(Dok istimewa )

PELUNCURAN Campus League Musim 1 menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem olahraga kampus sekaligus membentuk karakter dan masa depan atlet mahasiswa di Indonesia. Ekosistem olahraga perguruan tinggi di Indonesia memasuki fase baru setelah peluncuran resmi Campus League Musim 1 di Jakarta, Senin (20/4). Kompetisi itu tidak hanya berorientasi pada capaian prestasi, tetapi juga dirancang sebagai infrastruktur jangka panjang bagi pengembangan karakter student-athlete.

CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut inisiatif tersebut sebagai respons terhadap tantangan karier atlet setelah menyelesaikan pendidikan. Ia menilai pengalaman kompetitif di level kampus harus menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.

"Statistik menunjukkan bahwa 99 persen atlet mahasiswa tidak akan berkarier sebagai atlet profesional. Namun, mereka memiliki potensi besar untuk menjadi profesional yang unggul di berbagai sektor industri," ujar Ryan, Senin (20/4).

Ia menambahkan, nilai-nilai yang terbentuk melalui olahraga seperti ketangguhan, disiplin, dan kepemimpinan menjadi soft skills penting dalam membangun sumber daya manusia yang komprehensif. Dukungan terhadap kompetisi itu datang dari sejumlah mitra strategis, antara lain Bayan Peduli dan Polytron. Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menegaskan pentingnya menyediakan ruang inklusif bagi talenta muda untuk berkembang di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah pengembangan manusia. Melalui kompetisi terstruktur seperti Campus League, kita tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas generasi muda," kata Merlin.

Sementara itu, Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menilai olahraga kampus mencerminkan dinamika dunia profesional, sehingga dukungan teknologi menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas atlet mahasiswa.

"Kami menyadari bahwa sebagian besar atlet mahasiswa akan merintis karier gemilang di luar arena olahraga, dan Polytron Luxia berkomitmen mengawal setiap langkah transisi mereka," jata Tekno.

Dengan mengusung pilar akademik, atletisme, dan afinitas, Campus League mengadopsi semangat kompetisi olahraga kampus seperti di Amerika Serikat dengan peta jalan pengembangan hingga 2034. Setelah memulai di Jakarta dan Yogyakarta pada 2025, kompetisi musim ini diperluas ke Samarinda, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Tiga cabang olahraga utama yakni basket, bulu tangkis, dan futsal akan dipertandingkan secara berkelanjutan hingga Desember 2026.

Eebagai puncak rangkaian, ajang UniGames akan digelar di Universitas Pelita Harapan Karawaci dengan mempertandingkan sejumlah cabang tambahan seperti taekwondo, kempo, dan atletik, serta memperebutkan gelar Grand Champions bagi kampus dengan perolehan medali emas terbanyak.

Regional Surabaya dijadwalkan menjadi pembuka rangkaian kompetisi musim ini melalui cabang basket yang berlangsung pada 22-29 April 2026 di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya.

Sebanyak 24 tim dari 17 perguruan tinggi, termasuk peserta dari Makassar dan Jayapura, akan bersaing memperebutkan tiket ke fase nasional di Jakarta pada Juni mendatang. Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menjelaskan adanya pembaruan regulasi terkait komposisi pemain. Setiap tim kini diperbolehkan menggunakan satu pemain profesional dan satu pemain asing.

"Sesuai arahan dari Perbasi, kami membolehkan setiap tim menggunakan satu pemain pro. Terlebih jika pemain tersebut menerima beasiswa jalur prestasi dari kampusnya, sudah selayaknya ia diberi wadah untuk membela almamaternya," kata Dave.

Kompetisi itu juga menerapkan standar Federasi Bola Basket Internasional dan berada di bawah pengawasan Perbasi sebagai bagian dari pembinaan talent pool tim nasional. Dengan batas usia maksimal kelahiran tahun 2003, Campus League diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet usia kampus secara berkelanjutan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya