Indonesia Pastikan Ikuti Seluruh Cabang Esports Nations Cup 2026, Lawan 150 Negara

Media Indonesia
09/4/2026 22:37
Indonesia Pastikan Ikuti Seluruh Cabang Esports Nations Cup 2026, Lawan 150 Negara
Ilustrasi(Dok Instagram/enc_en)

EKOSISTEM esports Indonesia bersiap menghadapi babak baru dalam sejarah kompetisi internasional. Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) secara resmi mengumumkan komitmen total untuk berpartisipasi dalam ajang Esports Nations Cup (ENC) 2026.

Dalam turnamen antarnegara perdana yang akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 2-29 November 2026 tersebut, Indonesia dipastikan akan mengirimkan wakil untuk seluruh pertandingan yang tersedia.

Langkah berani ini diambil untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu episentrum kekuatan esports dunia, sekaligus membuka peluang bagi talenta lokal di luar kategori mobile game yang selama ini mendominasi pasar Tanah Air.

Komitmen Total di 16 Nomor Pertandingan

Berbeda dengan turnamen esports pada umumnya yang seringkali hanya berfokus pada judul-judul tertentu, ENC 2026 hadir dengan cakupan yang jauh lebih luas. Manajer Tim Nasional untuk ENC 2026, Glorya Famiela Rahalo, menyatakan bahwa Indonesia tidak akan pilih-pilih gim untuk mengirimkan perwakilan.

"Indonesia akan mengikuti semuanya. Jadi kita ikuti seluruh game yang ada di ENC," tegas Glorya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, PB ESI telah menyiapkan jajaran pelatih khusus untuk kategori gim beregu, sementara untuk kategori individu akan dikelola melalui manajemen performa khusus. 

Keputusan ini mencakup berbagai genre mulai dari platform mobile, PC, hingga konsol yang selama ini memiliki komunitas kuat namun jarang mendapat panggung internasional kolektif.

Berikut adalah daftar 16 judul gim yang akan diikuti oleh Timnas Indonesia:
- MOBA: Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, Honor of Kings, League of Legends
- Shooter (FPS/Battle Royale): Counter-Strike 2, PUBG, PUBG Mobile, Apex Legends, Valorant, Rainbow Six Siege
- Sports & Racing: EA Sports FC, Rocket League, Trackmania
- Fighting: Street Fighter 6, Fatal Fury: City of the Wolves
- Strategy: Chess (Catur)

Strategi Indonesia untuk Meraih Kemenangan

Menghadapi persaingan ketat dari 150 negara lebih, PB ESI tidak hanya mengandalkan bakat alami para pemain. Strategi komprehensif berbasis sains olahraga (sports science) disiapkan untuk menjamin profesionalisme dan efisiensi atlet.

Glorya menjelaskan bahwa persiapan timnas dibagi menjadi beberapa pilar utama, seperti seleksi ketat dan pengembangan holistik.

“Dalam proses seleksi kita tidak hanya menilai dari performa, kita juga mengutamakan dari sisi teknikal-taktikal, rekam jejak, prestasi, jam terbang, dan yang paling penting adalah mentalitas juara.”

Lebih lanjut, timnas akan menjalani bootcamp profesional yang mencakup pelatihan fisik, proses pemulihan (recovery), kesehatan mental, evaluasi nutrisi, hingga pendampingan dari psikolog olahraga.

Menyatukan Rivalitas Klub demi Kebanggaan Nasional

Tantangan besar dalam turnamen berbasis negara adalah menyatukan pola dukungan penggemar yang biasanya terpecah karena loyalitas pada klub tertentu. Head of International Affairs PB ESI, Eddy Lim, optimistis ENC akan mampu menyatukan suara pendukung Indonesia.

"ENC ini bukan turnamen antar-klub, tetapi antar-negara. Karena ini turnamen Tier 1 atau kasta tertinggi, maka dukungan akan otomatis mengalir (kepada tim Indonesia)," ungkap Eddy.

Senada dengan hal tersebut, Hans Jackner, Director of Club, National Team, and Player Relations eSports Foundation, menekankan betapa krusialnya peran Indonesia dalam peta persaingan global. Dengan 192 juta pemain aktif, Indonesia dianggap sebagai penggerak utama industri esports global.

Pihak PB ESI dan penyelenggara menekankan bahwa kesuksesan misi ini sangat bergantung pada dukungan publik. Gelombang semangat dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan bakar utama bagi para atlet untuk memberikan performa terbaik di Riyadh.

Sesuai jadwal, babak kualifikasi regional akan dimulai pada periode Mei hingga Agustus mendatang. Para pemain terbaik yang terpilih nantinya akan bertolak ke Riyadh pada November 2026 untuk memperebutkan kemenangan. (Nadhira Izzati A/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya