Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengamankan posisi start keempat dalam sesi kualifikasi Moto3 GP Amerika Serikat (AS) di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (29/3) dini hari WIB.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut untuk memperebutkan podium di balapan utama.
Veda tampil konsisten sejak awal rangkaian balap. Memulai dengan finis di urutan ke-10 pada sesi latihan bebas kedua, ia berhasil menjaga tren positif hingga langsung menembus sesi kualifikasi kedua (Q2).
Pada sesi penentuan tersebut, Veda sempat tampil impresif dengan menduduki posisi kedua, menempel ketat Alvaro Carpe yang memimpin catatan waktu.
Memasuki tiga menit terakhir, dinamika kualifikasi berubah cepat:
Veda sebenarnya berpeluang memperbaiki posisinya pada lap terakhir. Ia mencatatkan waktu yang sangat kompetitif hingga sektor kedua. Namun sayangnya, Veda sedikit melebar keluar lintasan yang menyebabkan catatan waktu terakhirnya dibatalkan.
Meski demikian, keberhasilan mengamankan posisi keempat tetap menjadi pencapaian signifikan. Start dari baris kedua membuka peluang besar bagi pebalap tanah air ini untuk kembali meraih hasil maksimal di lintasan Austin. (Ant/Z-1)
Saat berusaha keluar dari Tikungan 11, Veda kehilangan kendali motornya dan mengalami insiden highside sehingga gagal finis di Moto3 GP Amerika Serikat.
Mantan rider Moto2 Doni Tata Pradita mendesak pembangunan sirkuit permanen di Yogyakarta. Jogja terbukti sukses mencetak pembalap level dunia seperti Veda Ega dan Aldi Satya.
Kepercayaan diri Veda Ega Pratama untuk berprestasi di Moto3 AS meningkat pesat setelah berhasil meraih podium di GP Brasil, Minggu (22/3) lalu.
Simak profil dan perjalanan karier Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia pertama yang sukses meraih podium di kejuaraan dunia Moto3 2026.
VEDA Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix usai finis ketiga pada Moto3 Brasil 2026.
PEMBALAP Indonesia, Veda Ega Pratama, memilih melupakan kegagalan di Austin dan menatap Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez.
PEMBALAP Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengungkapkan penyesalan usai gagal menyelesaikan balapan Moto3 Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Senin (30/3) dini hari
Veda Ega Pratama start keempat di Moto3 GP Amerika usai tampil impresif di kualifikasi. Pembalap Indonesia ini mengaku siap dan percaya diri menghadapi balapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved