Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG tenis muda Filipina, Alexandra Eala, terus menunjukkan taringnya di panggung dunia. Atlet berusia 20 tahun itu tampil gemilang untuk menumbangkan petenis veteran Rumania, Sorana Cirstea, di putaran ketiga Dubai Duty Free Tennis Championships, Kamis (19/2) WIB.
Kemenangan dua set langsung 7-5 dan 6-4 dalam waktu 1 jam 38 menit ini mengantarkan Eala ke perempat final WTA 1000 Dubai pertamanya.
Hasil ini sekaligus memastikan pertemuan perdana yang sangat dinantikan antara Eala dan petenis Amerika Serikat (AS) Coco Gauff.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal set pertama. Eala menunjukkan kematangan mental saat kedudukan imbang 5-5.
Ia berhasil melakukan break penting untuk unggul 6-5. Meski Cirstea sempat menyelamatkan dua set point, Eala tetap tenang dan memanfaatkan peluang ketiga untuk menutup set pertama dalam durasi hampir satu jam.
Memasuki set kedua, kepercayaan diri peraih medali emas SEA Games 2025 ini semakin meledak. Ia langsung mematahkan servis Cirstea untuk unggul 1-0 dan terus menekan hingga mencapai skor dominan 4-0.
Namun, pengalaman Cirstea berbicara saat ia mampu memenangi tiga gim beruntun untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4.
Di titik kritis ini, Eala membuktikan ketangguhannya. Ia mempertahankan servis terakhirnya tanpa kehilangan satu poin pun (*love game*) dan mengunci kemenangan lewat pukulan *forehand winner* yang mematikan.
"Setiap babak adalah pertarungan yang sengit dan penuh ketegangan. Jadi saya sangat senang dengan penampilan saya, dan saya sangat senang bisa berbagi momen ini dengan kalian semua," kata Eala dalam wawancara di lapangan, dikutip dari WTA.
Ia menambahkan bahwa kunci kemenangannya adalah mentalitas yang stabil.
"Kuncinya hari ini adalah tetap tenang dan percaya pada pukulan saya. Saya rasa saya sangat solid di momen-momen tertentu yang dibutuhkan, dan itu tercermin dalam penampilan dan skor saya," ungkap Eala.
Kemenangan ini menorehkan tinta emas bagi karier Eala dan tenis Asia. Ia menjadi petenis Filipina pertama yang mampu menembus perempat final di Dubai sejak turnamen ini digelar pada 2001.
Selain itu, Eala kini tercatat sebagai petenis Asia ketiga dalam sejarah, setelah Naomi Osaka dan Zheng Qinwen, yang berhasil mencapai lebih dari satu perempat final WTA 1000 sebelum menginjak usia 21 tahun. Sebelumnya, ia sempat menembus babak semifinal di Miami musim lalu.
Pertandingan melawan Cirstea juga mencatatkan statistik menarik. Dengan selisih usia 15 tahun 46 hari, laga ini merupakan pertemuan dengan perbedaan usia terbesar di babak 16 besar ke atas dalam sejarah turnamen Dubai.
Eala juga sukses menghentikan tren positif Cirstea yang sebelumnya mencatatkan tujuh kemenangan beruntun.
Langkah Eala berikutnya di perempat final akan menjadi ujian sesungguhnya saat ia berhadapan dengan Coco Gauff untuk memperebutkan tiket ke babak empat besar. (Ant/Z-1)
Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen harus mengakui keunggulan Siegemund/Zvonareva di perempat final Madrid Terbuka setelah duel sengit tiga set.
Anastasia Potapova mencetak sejarah sebagai lucky loser pertama yang menembus perempat final Madrid Terbuka usai menumbangkan Elena Rybakina.
Stefanos Tsitsipas melaju ke babak 16 besar Madrid Open 2026 usai tekuk Daniel Merida. Ia akan menghadapi Casper Ruud dalam perebutan tiket perempat final.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Madrid Terbuka setelah mengalahkan Naomi Osaka. Sementara itu, Coco Gauff harus tersingkir usai kalah dari Linda Noskova.
Aldila Sutjiadi beberkan kunci kemenangan atas unggulan keenam Madrid Open 2026. Fokus pada strategi dan momentum bersama Janice Tjen.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved