Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez kini bersiap menghadapi tekanan besar untuk mempertahankan gelar juara dunia pada musim 2026.
Pembalap berusia 32 tahun itu menyadari bahwa jalan menuju takhta kesepuluh tidak akan mudah seiring dengan meningkatnya performa para pesaing.
Dominasi Marquez pada musim debutnya bersama tim pabrikan Ducati memang luar biasa. Ia berhasil mengunci gelar juara dunia kesembilan saat kompetisi masih menyisakan lima seri, berkat torehan 14 kemenangan beruntun di pertengahan musim.
Namun, cedera bahu akibat insiden di GP Mandalika memaksanya absen di empat balapan terakhir, yang sekaligus menjadi sinyal peringatan akan ketatnya persaingan musim depan.
Ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari lingkaran terdekatnya. Sang adik, Alex Marquez, sukses mengamankan posisi runner-up musim lalu dan kini akan memacu motor spesifikasi pabrikan bersama Gresini.
Selain itu, kebangkitan Aprilia dan KTM melalui Pedro Acosta menjadi variabel yang patut diwaspadai setelah mereka tampil impresif di pengujung musim 2025.
Menanggapi peta persaingan tersebut, Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
“Aprilia berkembang pesat. Begitu juga KTM dengan Acosta. Honda semakin mendekat, mereka melakukan langkah besar. Yamaha memang sedikit kesulitan, tapi mereka tetap Yamaha,” ujar Marquez dikutip dari Crash.
Terkait persaingan dengan adiknya dan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, Marquez menambahkan bahwa dirinya sangat mewaspadai dua nama tersebut.
“Dari Alex, Anda bisa mengharapkan segalanya. Menjadi peringkat kedua di kejuaraan, dia akan menjadi salah satu pemburu gelar. Kecepatan Pecco (Bagnaia) juga tetap ada," katanya.
Meski masih dalam tahap pemulihan, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut menegaskan bahwa statusnya sebagai juara bertahan memberikan beban tersendiri yang harus ia kelola dengan baik.
“Targetnya adalah memperebutkan kejuaraan. Itu harus menjadi tujuan, dan itu akan menjadi tekanan di pundak saya,” tegasnya.
Marquez dijadwalkan kembali menunggangi Desmosedici miliknya pada tes resmi di Sirkuit Sepang yang akan berlangsung pada 3–5 Februari mendatang.(H-2)
Marc Marquez menuai banyak pujian dari para rival usai memastikan gelar juara dunia ketujuh Moto GP, Hasil fantastis itu ia rengkuh setelah finis di posisi kedua pada seri Motegi, Jepang.
Francesco "Pecco" Bagnaia ungkap penyebab mundur dari MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez akibat masalah pengereman. Simak evaluasi tim Ducati Lenovo di sini.
Marc Marquez mengonfirmasi kondisinya usai terjatuh di MotoGP Spanyol Sirkuit Jerez. Simak evaluasi pembalap Ducati Lenovo ini terkait performa motornya.
Pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, mencetak kemenangan perdananya di Sprint Race MotoGP setelah tampil impresif pada Sprint Race MotoGP Tailan 2026.
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mencatatkan rekor lap tercepat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved