Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
YUKI Tsunoda mengaku kecewa berat setelah tersingkir lebih awal dari Sprint Qualifying Grand Prix (GP) Amerika Serikat 2025 di Circuit of The Americas (COTA), Jumat (17/10) waktu setempat. Pebalap asal Jepang itu gagal mencatat waktu terakhir di SQ1 akibat kesalahan waktu dari tim Red Bull, yang membuatnya tak sempat memulai lap terakhir.
Menjelang akhir SQ1, suasana lintasan sempat kacau. Beberapa pebalap berebut posisi dan berusaha mencapai garis start sebelum waktu habis. Namun, Tsunoda bersama Esteban Ocon, Ollie Bearman, dan Gabriel Bortoleto gagal melakukannya dan otomatis tereliminasi dari sesi kualifikasi.
Akibat insiden tersebut, Tsunoda harus memulai Sprint Race dari posisi ke-18, sementara Bearman menempati posisi ke-16, Ocon di posisi ke-19, dan Bortoleto di posisi ke-20.
Ketika ditanya apa yang sebenarnya terjadi, Tsunoda menjawab singkat, “Saya tidak tahu. Kami harus melihatnya lagi.”
Ia menambahkan, “Sangat mengecewakan karena situasinya di luar kendali saya. Hal seperti ini seharusnya bisa dikendalikan oleh tim, bukan saya. Ini benar-benar mengejutkan.”
Di tengah kekacauan itu, rekan setimnya di Racing Bulls, Liam Lawson, juga hampir bersenggolan dengan Tsunoda di Tikungan 2. Insiden tersebut sempat memancing reaksi kesal dari Tsunoda terhadap pebalap yang menggantikannya di awal musim lalu.
“Itu sudah seperti biasanya. Saya tidak mengharapkan apa pun lebih dari itu darinya, jujur saja,” ucap Tsunoda.
“Masalah utamanya ada pada waktu keluar garasi yang benar-benar salah. Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi jelas ada kesalahan. Saya bahkan tidak punya kesempatan mencatat waktu, dan itu sangat disayangkan.”
Menyadari kesalahan tersebut, Prinsipal Tim Red Bull, Laurent Mekies, langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Tsunoda. “Kami melakukan kesalahan, dan kami sudah meminta maaf pada Yuki. Jadwal kami terlalu ketat. Kami memilih untuk masuk pit dan mendinginkan mobil di garasi, tapi ternyata waktunya tidak cukup. Kami salah perhitungan dan gagal keluar tepat waktu. Kami berutang permintaan maaf kepada Yuki,” ujar Mekies kepada Sky Sports F1. (Formula 1/Z-2)
Formula 1 resmi mengumumkan kembalinya GP Turki di Istanbul Park mulai musim 2027 hingga 2031. Simak detail kesepakatan dan sejarah sirkuit ikonik ini.
Pembalap Formula 1 Lando Norris resmi memenangkan penghargaan Laureus World Breakthrough of the Year 2026 atas pencapaian luar biasanya di lintasan balap.
George Russell menegaskan komitmennya bersama Mercedes hingga akhir 2026 di tengah performa impresif tim yang memuncaki klasemen Formula 1 musim ini.
Bagi Charles Leclerc, Ferrari bukan sekadar tim balap, melainkan impian masa kecil yang menjadi nyata. Sejak bergabung pada 2019, loyalitas pembalap asal Monako ini tidak pernah luntur.
Oscar Piastri raih podium kedua di GP Jepang 2026. McLaren kini mulai mengancam tim papan atas Formula 1 meski masih ada selisih performa yang harus dikejar.
Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, meraih kemenangan pada Formula 1 Grand Prix (GP) di Sirkuit Sizuka, Jepang, Minggu (29/3).
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mengaku kecewa dengan performa Ferrari di Sprint Qualifying F1 Amerika Serikat 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved