TIDAK diunggulkan dalam megatarung melawan Floyd Mayweather 2 Mei mendatang tidak membuat Manny Pacquiao gentar. Bahkan, petinju Filipina itu merasa senang bursa taruhan tidak menempatkannya sebagai favorit.
"Saya senang menjadi underdog. Itu membuat saya lebih termotivasi," tegas petinju berjuluk 'Pacman' tersebut kepada jaringan televisi ABS-CBN, kemarin.
Bursa taruhan di Las Vegas memang lebih menjagokan Mayweather. Dilaporkan, 94% uang taruhan di rumah judi William Hill menempatkan Pacquiao sebagai underdog.
Bagi Pacquiao, kepastian pertarungannya dengan Mayweather merupakan hal yang paling penting. Pasalnya, pertarungan di MGM Grand Las Vegas, Nevada, itu akan menjadi pembuktian siapa yang terbaik di antara mereka. Partai itu akan memperebutkan sabuk juara dunia kelas welter WBA dan WBC milik Mayeweather dan WBO milik Pacquiao.
Begitu bergengsinya laga itu pula yang membuat Pacquiao rela dinilai lebih rendah ketimbang Mayweather. Bahkan, petinju yang memiliki rekor 57 kali menang (38 KO), 5 seri, dan 2 kalah itu mau dibayar lebih rendah.
Dikabarkan, Pacquiao akan mendapat bayaran US$80 juta atau sekitar Rp1 triliun. Sementara itu, Mayweather diganjar dengan bayaran US$120 juta (sekitar Rp1,5 triliun).
Menurut Pacquiao, ia bersedia menerima bayaran lebih kecil demi berlangsungnya laga yang paling diinginkannya itu. "Jika hanya memikirkan tentang kebanggaan, tidak akan ada pertarungan, Jika kami mendapat bayaran yang sama, pertarungan ini tidak akan terjadi. Karena itu, demi mewujudkan laga itu, saya setuju mendapat bayaran lebih kecil," ungkap Pacquiao.
Walau tidak diunggulkan, Pacquiao yakin akan bisa memberikan kekelah-an pertama Mayweather yang selalu menang dalam 47 laga yang telah dilakoni. "Tuhan akan bersama saya. Saya yakin, Tuhan memang mengirimnya ke tangan saya," tegas Pacquiao. (AFP/Wdo/R-2)