Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Carlos Sainz mengakui sempat sakit hati karena Ferrari tidak memperpanjang kontraknya dan malahan menggaet juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton untuk berlaga di Formula 1 musim 2025.
Dikutip dari laman resmi Formula 1, Kamis (19/12), Sainz mengatakan ia sempat merasa 'tidak siap' menerima keputusan tersebut.
"Saya diberi tahu bahwa saya tidak akan melanjutkan dengan tim yang sebelumnya saya sangat yakin akan saya tempati. Itu adalah kejutan besar bagi harapan saya dan saya jelas tidak menikmati momen itu," ungkap Sainz.
"Saya tidak siap untuk berita seperti itu. Saya agak terkejut untuk sementara waktu," tambahnya.
Meski demikian, Sainz mengungkapkan bagaimana keputusan Ferrari untuk menggantikannya membuatnya 'menderita', tetapi juga sekaligus membuatnya menjadi 'pembalap yang jauh lebih baik'.
"Saya ingat, setelah GP Australia, saya berpikir betapa beruntungnya saya memiliki orang-orang di sekitar saya, yang mendukung saya dan memberi saya kekuatan batin untuk mengatasi masa-masa sulit," kata Sainz.
"Sekarang, ketika saya mengingatnya kembali, saya hampir bahagia, bangga bahwa itu terjadi, karena itu membuat saya menjadi pembalap yang
jauh lebih baik dan atlet yang jauh lebih baik secara umum," lanjutnya.
Setelah berunding dengan berbagai tim di grid, Sainz memutuskan untuk pindah ke Williams untuk musim 2025 dan seterusnya.
Ia pun tampil dengan warna Williams untuk pertama kalinya selama uji coba pascamusim di Abu Dhabi, pekan lalu.
Namun, terlepas dari apa yang terjadi di awal tahun, pemenang Grand Prix empat kali itu tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Ferrari suatu hari nanti.
"Ya, mengapa tidak? Pada saat yang sama, saya tidak dapat melihatnya terjadi dalam waktu dekat. Namun, hidup itu panjang. Saya berusia 30 tahun. Anda melihat pembalap berusia 42 tahun di F1, jadi jika saya berada di F1 selama itu, siapa yang memberi tahu Anda bahwa dalam 10
tahun ke depan, Ferrari mungkin membutuhkan jasa saya lagi di masa mendatang?" jelas pembalap Spanyol itu.
"Namun, saya memiliki target yang sangat besar di kepala saya sekarang, yaitu membantu Williams untuk membawa mereka kembali ke barisan terdepan," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Bazar ini digelar untuk memaksimalkan penyelesaian masalah aset yang sulit dijual karena rendahnya respons masyarakat.
Bagi Charles Leclerc, Ferrari bukan sekadar tim balap, melainkan impian masa kecil yang menjadi nyata. Sejak bergabung pada 2019, loyalitas pembalap asal Monako ini tidak pernah luntur.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Prediksi lengkap F1 GP Australia 2026. Ferrari difavoritkan juara, sementara Red Bull Ford hadapi tantangan reliabilitas mesin baru. Cek di sini!
Pembalap Ferrari Charles Leclerc resmi menikah dengan model Alexandra Saint-Mleux di Monaco dalam upacara privat yang dihadiri keluarga dan sahabat terdekat.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Williams mengawali musim Formula 1 dengan hasil kurang memuaskan, yakni hanya mengantongi dua poin dari dua seri perdana.
Carlos Sainz mengamankan posisi ketiga setelah finis di belakang pembalap Red Bull Max Verstappen dan pembalap Mercedes George Russell di GP Azerbaijan yang berlangsung di Sirkuit Baku.
Carlos Sainz merasa telah menyesuaikan sejumlah kultur dan gaya kerja di Williams meski ia merasa terdapat perbedaan mencolok antara timnya sebelumnya dengan yang saat ini.
Semangat itu muncul ketika Carlos Sainz dan Alexander Albon menjajal FW47 untuk pertama kalinya dalam uji coba di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Desember lalu.
Carlos Sainz menggantikan Sebastian Vettel sebagai rekan setim baru Charles Leclerc di Ferrari itu pada 2021.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved