Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BOOM Esports, tim asal Indonesia yang merupakan runner-up Ascension Pacific 2024, akan tampil di VCT Pacific, liga utama dari putaran Valorant Champions Tour di wilayah Asia Pasifik. Keputusan ini diambil setelah Riot Games mengeluarkan Bleed Esports dari liga tersebut karena melanggar aturan secara terus-menerus.
VCT Pacific akan menampilkan 12 tim dari Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Singapura, Filipina, Hong Kong, dan India.
Semua tim akan berkompetisi untuk memperebutkan poin yang akan mengantar mereka ke kejuaraan tingkat dunia, VCT Champions. Poin-poin ini akan ditentukan oleh peringkat yang dicapai oleh masing-masing tim pada turnamen regional dan partisipasi tim tersebut di kompetisi interregional, yaitu Masters.
Baca juga : Realme 13 Series 5G akan Dirilis di Indonesia pada 17 Oktober
“Saya sangat senang dapat menyambut Boom Esports ke VCT Pacific tahun depan. Mereka telah menunjukkan talenta yang luar biasa dan tekad yang kuat. Saya tidak sabar menyaksikan mereka bertanding melawan 11 tim lain dan melihat bagaimana mereka bisa mengguncang kompetisi yang ada,” kata Head of Valorant Esports, APAC Jake Sin, .
Dengan demikian, terdapat dua tim asal Indonesia yang bersaing di VCT Pacific, setelah Boom Esports menyusul rekan satu negaranya, Rex Regum Qeon (RRQ).
VCT Pacific juga diwarnai oleh tim-tim internasional yang di dalamnya terdapat talenta Indonesia, seperti Paper Rex, Global Esports, dan T1.
Baca juga : Kesuksesan Gim Black Myth: Wukong Dongkrak Pariwisata Tiongkok
Melihat 2025, dengan acara seperti Masters Bangkok, Masters Toronto, dan Champions Paris yang telah dijadwalkan, fans akan memiliki kesempatan untuk melihat Boom Esports bertanding di rangkaian turnamen bergengsi ini jika mereka berhasil menembus syarat kualifikasi. Oleh karena itu, VCT Pacific jelas merupakan kompetisi yang fans Valorant di Indonesia tidak boleh lewatkan.
"Kami sangat senang dan bersyukur atas kesempatan untuk berlaga di VCT Pacific 2025," ujar co-founder Boom Esports Gary Ongko. "Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras, keyakinan, serta komitmen dari seluruh tim Boom Esports. Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada setiap pihak yang telah mendukung kami. Merupakan kehormatan besar bagi kami dapat turut mewakili Indonesia di liga yang begitu bergengsi ini."
“Indonesia memiliki talenta esports yang disegani di panggung internasional. Kami berharap fans Valorant khususnya di Indonesia sama antusiasnya dengan kami dalam menantikan pertandingan mereka di berbagai gelaran turnamen bergengsi Riot Games,” ungkap Country Manager Riot Games Indonesia & Malaysia Resha Pradipta. (Z-1)
Kolaborasi itu adalah menyikapi fenomena budaya baru, di mana kopi dan gaming sudah menjadi satu kesatuan yang sulit terpisahkan. Kopi menambah energi dan menajamkan fokus.
Riot Games merombak total VCT 2027 dengan sistem kualifikasi terbuka, turnamen VCT Cup, dan total hadiah 6 juta USD per tahun. Simak detail perubahannya di sini.
Acer melalui Predator Gaming Indonesia resmi menjadi mitra VCT Pacific 2026, menghadirkan Predator Orion 7000 sebagai perangkat resmi turnamen.
Final VCT Pacific Stage 1 resmi digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 15-17 Mei. Penjualan tiket dibuka 10 April di Ticketbox. Simak detailnya!
Riot Games memperkenalkan agen baru Valorant bernama Miks, Controller asal Kroasia dengan kemampuan unik M-Pulse dan gelombang sonik mematikan.
Event Valorant, FTW Night Queue, yang mengusung tema kebersamaan dan berbagi ini berlangsung selama periode 4 hingga 23 Maret 2026.
Dalam acara grand final Valorant Champions Paris, Riot Games dan Valorant memperkenalkan Veto, Sentinel terbaru yang bergabung dalam roster agen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved