Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez telah menetapkan target untuk finis di posisi tiga besar di klasemen MotoGP tahun ini. Meski ia mengakui bahwa menjaga jarak dengan rider Ducati, Enea Bastianini tidak akan mudah.
Marquez telah menjadi bagian dari tiga besar MotoGP tahun ini bersama dengan juara bertahan Francesco Bagnaia dan pembalap Pramac, Jorge Martin.
Namun, Marquez merasa persaingan semakin ketat sejak menggunakan GP23 tahun lalu, dengan Bastianini menjadi ancaman kuat baginya dalam beberapa balapan terakhir dengan motor Desmosedici.
Baca juga : Marc Marquez Mulai Menyatu dengan Ducati Desmosedici
Bahkan setelah mencetak podium di GP Jerman akhir pekan lalu, pembalap Spanyol itu mendapati dirinya kalah cepat dari Bastianini. Marquez kini hanya berjarak 11 poin dari pembalap Italia itu di posisi ketiga.
Ia mengatakan bahwa targetnya adalah memperkuat posisinya, bukannya memburu Bagnaia dan Martin untuk meraih gelar juara.
"Bagian pertama musim ini berjalan dengan baik. Tidak terlalu bagus karena kami melakukan beberapa kesalahan, tapi sudah bagus. Kami berada di urutan ketiga di kejuaraan," kata Marquez mengutip Motorsport, (11/7).
Baca juga : Marquez Gugup jelang Debut Bersama Gresini di Moto GP 2024
"Bisa menjadi target yang bagus untuk berada di tiga posisi pertama di kejuaraan karena tidak akan mudah untuk menjaga Enea di belakang. Ia adalah pembalap yang cepat."
"Kami akan terus berjuang, terus belajar dari dua pembalap terbaik di Ducati, yaitu Martin dan Bagnaia. Mereka sedikit lebih cepat dari kami."
Adaptasi Marquez dengan Ducati bersama Gresini dinilai cukup baik, dengan berhasil meraih empat podium grand prix dalam sembilan balapan. Namun, ada beberapa kesalahan yang mencolok, terutama tabrakan dengan Bagnaia di Portugal dan kecelakaan saat memimpin balapan di GP Amerika.
Baca juga : Kualifikasi MotoGP, Bagnaia Tercepat Kalahkan Marquez
Marquez pun memberikan nilai 8/10 atas prestasinya sejauh ini bersama dengan tim Gresini. Ia juga menegaskan masih harus melakukan pekerjaan yang lebih baik di babak kualifikasi untuk dapat bertarung secara konsisten di posisi terdepan.
"Bagi saya, 8 (dari 10) karena ini adalah awal musim yang bagus tapi ada beberapa kesalahan, terutama di Austin dan balapan sprint di Assen. Dua kesalahan besar. Selebihnya bisa diterima," katanya.
"Satu-satunya hal yang perlu kami kerjakan di paruh kedua musim ini adalah mencoba membuat akhir pekan yang benar-benar baik."
"Kami sedikit tidak konsisten selama akhir pekan. Kami melihatnya di Le Mans, kami mengatakannya di balapan yang berbeda, kami perlu menemukan [performa] yang lebih konstan selama akhir pekan dan langsung ke Q2 dan mencoba untuk meningkatkan hari Sabtu," pungkasnya.
(Z-9)
Francesco "Pecco" Bagnaia ungkap penyebab mundur dari MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez akibat masalah pengereman. Simak evaluasi tim Ducati Lenovo di sini.
Marc Marquez mengonfirmasi kondisinya usai terjatuh di MotoGP Spanyol Sirkuit Jerez. Simak evaluasi pembalap Ducati Lenovo ini terkait performa motornya.
KEMENANGAN dramatis berhasil direngkuh pembalap Ducati, Marc Marquez, dalam sesi sprint race MotoGP Jerez 2026 pada Sabtu (25/4) kemarin.
PEMBALAP Ducati Marc Marquez akhirnya memecah kebuntuan. Marquez merebut pole position pertamanya musim ini dalam sesi kualifikasi basah MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Sabtu (25/4).
Aprilia Racing dan Yamaha Factory Racing resmi gunakan jatah wildcard di GP Spanyol 2026. Lorenzo Savadori dan Augusto Fernandez siap uji mesin baru.
Maverick Vinales dipastikan absen dari GP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez karena pemulihan pascaoperasi. Red Bull KTM Tech3 hanya turunkan Enea Bastianini.
Simak profil dan perjalanan karier Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia pertama yang sukses meraih podium di kejuaraan dunia Moto3 2026.
VEDA Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix usai finis ketiga pada Moto3 Brasil 2026.
LAJU impresif pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali membuahkan sejarah baru dalam kancah balap motor Moto3 dunia.
MotoGP memastikan GP Australia digelar di Adelaide Street Circuit mulai musim 2027 hingga 2032, menjadi balapan jalan raya pusat kota pertama berstandar FIM.
Total ratusan paket disiapkan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekitar.
Veda mengaku hanya berusaha menggeber motor sekencang mungkin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved