Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORLANDO Magic akhirnya merasakan kemenangan ketiga dari 11 laga usai memutus rentetan kemenangan tim tamu Dallas Mavericks pada laga lanjutan NBA di Amway Center, Orlando, Kamis (10/11) WIB dengan skor 94-87.
Mavericks, sebelum dikalahkan Magic, mengemas empat kemenangan beruntun. Saat ini, Luka Doncic dan kawan-kawan sudah membukukan enam kemenangan dari 10 pertandingan.
Bermain tanpa Paolo Banchero karena cedera, tekanan tim tuan rumah mampu ditahan oleh Mavericks. Spencer Dinwiddie dan kawan-kawan bahkan mampu membuat Magic kesulitan. Hal tersebut dibuktikan dengan Mavericks mampu unggul di kuarter dengan 28-24.
Baca juga: Jacque Vaughn, Pelatih Baru Brooklyn Nets
Laga ketat terjadi di kuarter dua. Kedua tim bahkan mampu membukukan 26 poin yang sama. Hanya saja tim tamu Mavericks masih bisa unggul 54-50 di akhir babak pertama.
Perjuangan Magic untuk memutus dua kekalahan beruntun diigencarkan di kuarter tiga. Poin demi poin dihasilkan Franz Wagner dan kawan-kawan meski lawan yang memiliki modal bagus kemenangan terus menekan. Akhirnya Magic mampu memperpendek selisih poin menjadi 73-74.
Mampu memberi perlawanan, kuarter empat tidak disia-siakan pemain Magic. Bahkan Mavericks mampu dikurung. Magic melanjutkan laju 12-2 untuk membuka keunggulan tujuh poin dengan mengakhiri laga dengan kemenangan 94-87.
Pada laga tersebut, Franz Wagner mengemas poin tertinggi untuk Magic dengan 22 poin dan enam assist disusul Wendell Carter Jr dengan 13 poin dan 12 rebound, sementara Jalen Suggs dan Mo Bamba menyumbang masing-masing 12 poin dan Bol Bol 11 poin.
Spencer Dinwiddie mampu mengemas 29 poin tertinggi untuk Mavericks disusul Luka Doncic dengan 24 poin. Keduanya terbilang cukup dominan meski tidak mampu membawa timnya meraih kemenangan.
Di laga selanjutnya, Magic bakal menghadapi Phoenix Suns di Amway Center, Sabtu (12/11) WIB, sedangkan Mavericks akan menghadapi Washington Wizards di Capital One Arena, Jumat (11/11). (Ant/OL-1)
Cooper Flagg cetak sejarah 51 poin sebagai remaja pertama di NBA, namun Dallas Mavericks justru terpuruk dengan 14 kekalahan kandang beruntun usai ditekuk Magic.
Rookie Dallas Mavericks, Cooper Flagg, mencetak sejarah sebagai remaja pertama yang menorehkan 51 poin dalam satu pertandingan NBA
Charlotte Hornets mendapatkan Tyus Jones beserta dua hak pilih draft putaran kedua. Sebagai kompensasinya, Orlando Magic menerima sejumlah uang tunai.
Cedera tersebut menjadi pukulan bagi Magic, mengingat Paolo Banchero merupakan pencetak angka terbanyak bagi tim sejauh musim ini, dengan rata-rata 23,3 poin per laga (ppg).
Desmond Bane menjadi pahlawan bagi Orlando Magic setelah mencetak tembakan tiga angka di detik terakhir saat menang 115-112 atas Portland Trail Blazers.
Tyrese Maxey tampil luar biasa dengan mencetak 43 poin di laga kontra Orlando Magic untuk membawa Philadelphia 76ers mengukir rekor pertandingan 3-0 di awal musim NBA.
LUKA Doncic kembali membuktikan tajinya saat bertandang ke markas lama. Ia membawa Los Angeles Lakers membekuk Dallas Mavericks 116-110 dalam laga lanjutan NBA.
Selain harus mengakui keunggulan Denver Nuggets dengan skor 109-118, Mavericks juga harus kehilangan bintang muda mereka, Cooper Flagg, serta center andalan Daniel Gafford akibat cedera.
Kehilangan Anthony Davis menjadi pukulan telak bagi Dallas Mavericks. Sejauh musim ini, ia merupakan tumpuan utama tim dengan torehan rata-rata 20,4 poin dan 11,1 rebound per pertandingan.
Alperen Sengun mengalamin cedera di awal laga NBA antara Houston Rockets dan Dallas Mavericks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved