Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan Wimbledon Novak Djokovic akan menuju turnamen tersebut pekan depan sebagai unggulan teratas putra lantaran petenis nomor satu dunia asal Rusia Daniil Medvedev dilarang ambil bagian sementara peringkat kedua petenis Jerman Alexander Zverev absen karena cedera.
Penyelenggara grand slam lapangan rumput itu telah melarang petenis dari Rusia dan Belarus bermain di Wimbledon tahun ini menyusul invasi Moskow ke Ukraina, yang disebut Rusia sebagai operasi khusus.
Dilansir Antara mengutip Kantor Berita Reuters, Selasa (21/6), Zverev menjalani operasi pada ligamen yang sobek di pergelangan kaki kanannya bulan ini setelah dia dipaksa mundur dari semifinal Prancis Terbuka melawan Rafael Nadal.
Djokovic, yang tidak mampu mempertahankan gelar Australian Open 2021 dan 2.000 poin peringkat yang diperolehnya karena statusnya yang tidak divaksinasi covid-19, baru-baru ini harus rela kehilangan posisi nomor satu dunianya untuk Medvedev.
Petenis Serbia, yang telah memenangi tiga edisi terakhir turnamen lapangan rumput, itu akan semakin merosot peringkatnya setelah Wimbledon karena dia akan kehilangan 2.000 poin lagi karena ATP dan WTA memutuskan untuk menghilangkan poin dari turnamen tersebut.
Baca juga: Nadal Bersiap Turun di Wimbledon
Absennya Medvedev dan Zverev berarti Nadal, yang berada di pertengahan tahun kalender setelah memenangi gelar Australian Open dan French Open, menjadi unggulan kedua.
Hal itu juga membuat Djokovic dan Nadal berada pada bagan yang berbeda dari undian dan tidak dapat saling berhadapan hingga final pada 10 Juli. Keduanya bertemu pada perempat final Roland Garros tahun ini yang dimenangi oleh petenis Spanyol itu.
Sementara itu, Inggris memiliki dua petenis yang masuk dalam 10 unggulan teratas dalam turnamen utama tersebut. Mereka ialah Cameron Norrie pada urutan kesembilan, sementara juara US Open Emma Raducanu berada di urutan ke-10 dengan absennya petenis Belarus Aryna Sabalenka.
Petenis nomor satu dunia asal Polandia Iga Swiatek akan menjadi unggulan teratas putri, sementara petenis Estonia Annett Kontaveit menjadi unggulan nomor dua.
Penyelenggara Wimbledon sebelumnya menggunakan sistem berbasis komputer yang mendukung hasil di lapangan rumput untuk menentukan unggulan tetapi dimulai pada edisi 2021 unggulan diambil dari peringkat dunia. (S-2)
Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen harus mengakui keunggulan Siegemund/Zvonareva di perempat final Madrid Terbuka setelah duel sengit tiga set.
Anastasia Potapova mencetak sejarah sebagai lucky loser pertama yang menembus perempat final Madrid Terbuka usai menumbangkan Elena Rybakina.
Stefanos Tsitsipas melaju ke babak 16 besar Madrid Open 2026 usai tekuk Daniel Merida. Ia akan menghadapi Casper Ruud dalam perebutan tiket perempat final.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Madrid Terbuka setelah mengalahkan Naomi Osaka. Sementara itu, Coco Gauff harus tersingkir usai kalah dari Linda Noskova.
Aldila Sutjiadi beberkan kunci kemenangan atas unggulan keenam Madrid Open 2026. Fokus pada strategi dan momentum bersama Janice Tjen.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved