Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengaku menikmati pertandingan mereka saat menghadapi Lee Yang/Wang Chi Lin di perempat final Indonesia Masters, yang kerap memberikan pukulan drive, Jumat.
Menurut ganda putra unggulan kelima, Lee/Wang memang kerap memberikan drive yang rapat kepada lawan. Namun hal ini justru menjadi kondisi favorit yang menguntungkan pola permainan Fajar/Rian.
"Tipe mereka memang suka drive ya, dan itu malah jadi kesukaan kami karena tidak perlu angkat bola atau sering smes. Pokoknya kami tinggal tunggu bola dari mereka saja di depan, tahan saja," kata Fajar soal pertandingannya di Istora Senayan Jakarta.
Pengembalian drive terbukti menguntungkan Fajar/Rian dalam beberapa kesempatan. Saat wakil Indonesia unggul satu atau dua poin, Lee/Wang biasanya akan memainkan drive andalan mereka untuk memberikan tekanan balik.
Namun pada kasus pertandingan hari ini, drive yang dilakukan peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu justru tak terukur dan kerap berakhir dengan kehilangan poin.
Baca juga: Kandaskan Juara Olimpiade, Fajar/Rian Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2022
Hal ini menjadi keunggulan yang dimiliki Fajar/Rian atas Lee/Wang yang belum dibukukan oleh Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sekalipun. Kini Fajar/Rian mencatatkan skor pertemuan 4-1 dengan ganda putra asal Taiwan itu.
"Kalau dibilang cocok-cocokan ya tidak tahu, karena mereka (Lee/Wang) juga pemain yang luar biasa. Setiap pemain punya hasil pertandingan yang berbeda-beda, dan kebetulan gaya main mereka pas di kami," Fajar menuturkan.
Selanjutnya di babak empat besar, Fajar/Rian akan menghadapi ganda putra asal China yaitu He Ji Ting/Zhou Hao Dong. Sejauh ini, catatan pertemuan mereka imbang 1-1.
Sebagai strategi dasar, mereka akan berusaha menyerang terlebih dulu agar tidak ditekan sejak awal gim. Sebisa mungkin mereka berusaha mengembangkan permainan dari lawan.
"Kelebihan pemain China punya tenaga yang besar, antisipasinya ya kami harus menyerang lebih dulu. Kalau mereka yang menyerang duluan malah kami yang akan kesulitan," kata Rian.(Ant/OL-4)
Update ranking BWF terbaru menunjukkan kebangkitan ganda putra Indonesia. Fajar/Rian dan pasangan baru Fikri/Daniel mulai menggeser dominasi China di 10 besar
Mereka menilai kekalahan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mereka yang baru pertama kali tampil di turnamen Super 1000.
Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan pada All England 2026 dengan menembus babak semifinal.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke babak 16 besar All England 2026 usai mengalahkan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dalam dua gim langsung 21-9, 21-17.
Turnamen Indonesia Masters 2026 memasuki babak perempat final yang digelar Jumat (23/1) siang.
Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus
Kekalahan langsung menjatuhkan Indonesia ke posisi ketiga klasemen grup dan tersingkir meski mengantongi dua kemenangan atas Aljazair dan Thailand.
Kapten Tim Piala Thomas Indonesia, Fajar Alfian, menyoroti kekuatan ganda putra Thailand, termasuk kembalinya Dechapol Puavaranukroh jelang laga Grup D.
Berbekal persiapan matang serta dua kali sesi adaptasi di Forum Horsens, Denmark, skuad Merah-Putih membidik awal raihan hasil positif.
Bergabung di Grup D Piala Thomas bersama Prancis, Tailan, dan Aljazair, Indonesia diprediksi akan menghadapi perlawanan sengit dari lawan-lawan dengan komposisi pemain yang merata.
Dua wakil Indonesia, Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia, akan berjuang di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 di Ningbo, China. Cek jadwalnya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved