Panahan Raih 2 Emas lewat Tim Campuran dan Individu

14/6/2015 00:00
Panahan Raih 2 Emas lewat Tim Campuran dan Individu
(ANTARA/Nyoman Budhiana)
CABANG panahan menyumbangkan dua medali emas setelah menjadi yang terbaik di nomor tim recurve campuran dan recurve individual putri di Kallang Cricket Field, Singapura, kemarin.

Pada nomor recurve campuran, Indonesia menurunkan Ika Yuliana dan Riau Ega Agata yang di final mengalahkan pasangan Malaysia, Khairul Anuar Mohamad dan Shin Hui Loke, 5-1.

Adapun di nomor individual, Titik Kusumawardani menang atas wakil Vietnam, Thi Dao Loc, dengan skor 6-0.

''Kita memang menempatkan banyak wakil di final. Tim campuran dan individual recurve merupakan salah satu andalan untuk merebut emas,'' kata pelatih panahan Indonesia Denny Trisyanto.

Bagi Ika Yuliana dan Riau Ega, medali yang diraih pada kejuaraan dua tahunan itu merupakan yang kedua.

Sebelumnya kedua pemain itu mempersembahkan medali perak pada nomor tim recurve putra dan putri.

Pada nomor tersebut, mereka diharapkan merebut medali emas.

Kekalahan Ika Yuliana dan kawan-kawan pada nomor tim recurve cukup disesalkan karena nomor tersebut merupakan andalan mendulang emas.

Pada nomor tersebut Indonesia harus menyerah dari Vietnam yang merupakan lawan saat di final SEA Games 2013 Myanmar.

Emas yang sebelumnya dipegang harus terlepas. Sebenarnya Ika Yuliana yang merupakan salah satu atlet senior Indonesia bermain cukup gemilang.

Hanya saja, apa yang dilakukan oleh atlet asal Bojonegoro, Jawa Timur, itu belum mampu mengatrol perolehan poin.

''Setiap turun di sebuah kejuaraan, saya total. Jadi, apa pun yang terjadi harus diterima,'' kata atlet yang telah memperkuat Indonesia selama empat kali SEA Games tersebut.

Bangga

Peraih emas dari nomor recurve individual Titik Kusumawardani mengaku bangga bisa menyumbangkan medali emas meski perjuangan untuk meraihnya tidak mudah.

''Memang tidak mudah, tapi saya sudah punya pengalaman bertemu dengan lawan. Jadi saya jadikan bekal pada pertandingan tadi,'' kata Titik.

Atlet kelahiran Bantul, Yogyakarta, 20 September 1993 itu pada partai puncak nomor recurve individual bermain dengan tenang. Kondisi itu membuat dirinya lebih percaya diri.

Akhirnya medali emas mampu diraih.

Peluang Indonesia untuk merebut medali masih terbuka karena masih banyak nomor yang dipertandingkan, salah satunya nomor tim compound.

Pada nomor itu Indonesia akan menurunkan I Gusti Nyoman Puruhito, Saprianto, dan Yoke Rizaldi Akbar.

Tim panahan juga menyumbang medali perak dari nomor tim recurve putra dan putri.

Tim putri yang terdiri dari Titik Kusumawardani, Ika Yuliana Rochmawati, dan Diananda Chorirunisa tidak mampu membendung atlet-atlet Vietnam yang menjadi lawan mereka. Pada nomor tersebut tim Indonesia menyerah dengan skor 0-6.

Dengan hasil itu tim recurve putri Indonesia dipastikan gagal mempertahankan medali emas yang diraih pada SEA Games 2013 di Myanmar.

Saat itu mereka juga berhadapan dengan Vietnam.

''Ini adalah hasil perjuangan kami. Kami telah berusaha, tapi kemampuan Vietnam saat turun di sini meningkat jika dibandingkan dengan dua tahun lalu,''kata Ika.

''Angin tidak boleh menjadi alasan. Semuanya mengalami kendala yang sama. Jadi gimana, ya? Yang jelas, inilah hasilnya.''

(R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya