Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic kembali targetkan untuk meraih gelar Wimbledon 2021 untuk menjadi gelar keenam miliknya yang akan menempatkan namanya di rekor menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang berhasil menyelesaikan agenda Grand Slam.
Petenis nomor satu dunia itu telah memenangkan ajang Australia Terbuka kesembilan dan Prancis Terbuka musim ini. Djokovic juga telah memenangkan tujuh dari 11 agenda Grand Slam terakhir.
Itu membuatnya setengah jalan dengan pemain Don Budge (1937) dan Rod Laver (1962 dan 1969) dalam menyabet empat turnamen di tahun yang sama.
“Semuanya mungkin. Golden Slam dari empat turnamen dan Olimpiade emas adalah target yang realistis” kata Djokovic setelah memenangkan Prancis Terbuka awal bulan.
Untuk pemain sekelas Roger Federer dan Rafael Nadal pun belum pernah berhasil menyamai prestasi tersebut.
Federer, sementara hanya memenangkan satu pertandingan di lapangan rumput di Halle jelang Wimbledon. Sedangkan Nadal, juara Wimbledon 2008 dan 2010, mengundurkan diri dari turnamen tahun ini.
Djokovic secara mengesankan merebut Wimbledon kelima pada 2019, mengalahkan Federer di final terlama yang pernah ada di All England Club yakni empat jam dan 57 menit durasi pertandingan.
Baca juga : Medvedev Berhasil Menangi Gelar Perdana di Lapangan Rumput
Djokovic kehilangan kesempatannya dalam meraih gelar Wimbledon pada 2020 karena pandemi. Kemudian Petenis Serbia itu memulai pertandingannya melawan petenis Inggris peringkat 250 dunia Jack Draper.
Andy Murray, yang memulai debutnya enam belas tahun lalu itu merasa senang walaupun dirinya terus dirundung cedera, mantan petenis nomor satu dunia, turun di peringkat 119 dan hanya memenangkan dua pertandingan sepanjang musim.
“Saya senang bisa kembali berkompetisi di sini lagi. Berada di depan banyak orang dan para penggemar. Benar-benar sesuatu yang sangat saya rindukan” kata Murray yang tidak bermain tunggal di Wimbledon sejak 2017.
Dari sisa 10 turnamen besar agenda Grand Slam, runner-up Prancis Terbuka Stefanos Tsitsipas dan Matteo Berrettini adalah ancaman yang paling nyata bagi Djokovic.
Tsitsipas lolos ke babak 16 besar pada 2018 sebelum tersingkir di babak pertama dua tahun lalu. Namun, dirinya adalah salah satu pemain terbaik tahun 2021, memenangkan gelar di Monte Carlo dan Lyon sebelum memaksa Djokovic mengejar ketertinggalan poin di dua set di final Roland Garros.
Juara Queen's Club Matteo Berrettini juga berbahaya bagi Djokovic. Petenis Italia itu mencapai babak 16 besar pada 2019 di mana Federer yang berhasil mengalahkannya. (AFP/OL-2)
Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen harus mengakui keunggulan Siegemund/Zvonareva di perempat final Madrid Terbuka setelah duel sengit tiga set.
Anastasia Potapova mencetak sejarah sebagai lucky loser pertama yang menembus perempat final Madrid Terbuka usai menumbangkan Elena Rybakina.
Stefanos Tsitsipas melaju ke babak 16 besar Madrid Open 2026 usai tekuk Daniel Merida. Ia akan menghadapi Casper Ruud dalam perebutan tiket perempat final.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Madrid Terbuka setelah mengalahkan Naomi Osaka. Sementara itu, Coco Gauff harus tersingkir usai kalah dari Linda Noskova.
Aldila Sutjiadi beberkan kunci kemenangan atas unggulan keenam Madrid Open 2026. Fokus pada strategi dan momentum bersama Janice Tjen.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved