KENDATI kalah 2-4 dari Myanmar di laga perdana Grup A SEA Games 2015 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (2/6), pelatih timnas Indonesia Aji Santoso tetap optimistis skuatnya bisa melaju ke semifinal.
"Myanmar mencetak gol dengan memaksimalkan kesalahan individu pemain dan tidak melalui permainan kombinasi. Tentu kami perlu bermain lebih baik dan mengurangi kesalahan," kata Aji.
"Timnas U-23 akan belajar dari kekalahan itu. Masih ada tiga pertandingan lagi, saya yakin kami masih mampu lolos ke babak semifinal," kata pelatih asal Malang tersebut.
Pada laga selanjutnya, 'Garuda Muda' akan melawan Kamboja pada Sabtu (6/6). Selanjutnya akan melawan Filipina (9/6), dan Singapura (11/6).
Untuk sementara Myanmar memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin.
Posisi kedua ialah Singapura yang juga memiliki poin sama seusai menang 1-0 atas Filipina.
Saat melawan Kamboja, Aji akan merotasi pemain.
Beberapa pemain yang tidak tampil maksimal akan dicadangkan.
"Kemungkinan saya akan melakukan rotasi pemain. Saya akui saat melawan Myanmar ada kekurangan dan kesalahan di beberapa pos. Saya akan mencoba merotasi pemain. Posisi mana saja, saya akan coba di latihan dulu," ungkap Aji.
Rotasi pemain tersebut dilakukan agar mampu meningkatkan performa timnya.
Dia meyakini timnya akan tampil lebih baik dari laga sebelumnya.
"Kekalahan kemarin dijadikan motivasi oleh anak-anak untuk bisa tampil lebih baik lagi," kata pelatih 44 tahun itu.
Gelandang Evan Dimas Darmono menambahkan kekalahan atas Myanmar membuat semua pemain bertekad untuk bangkit di laga selanjutnya dan percaya peluang untuk lolos fase grup masih terbuka.
"Kami harus bangkit lagi. Masih ada peluang. Saya dan teman-teman tetap semangat. Mudah-mudahan laga melawan Kamboja, kami bisa lebih maksimal."
Minta semangat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi
meminta pemain tetap bersemangat.
Ia yakin kesempatan untuk lolos ke semifinal masih terbuka lebar.
"Saya melihat usaha mereka sudah maksimal dan luar biasa. Memang permainan Myanmar mungkin di atas kita, tetapi ini bukan sesuatu yang harus disesali," kata Imam.
Menpora menyatakan kekalahan tersebut bisa menjadi momentum timnas U-23 untuk bangkit meraih kemenangan sehingga bisa memperbaiki posisi di grup.
"Saya akan mendorong anak-anak untuk terus bersemangat karena masih ada pertandingan selanjutnya untuk bisa dimenangi," kata Menpora.
Dalam laga pertama itu, Indonesia sudah tertinggal 1-2 di babak pertama.
Satu gol dari Garuda Muda dicetak oleh Abduh Lestaluhu di menit 45.
Pada babak kedua, gawang Indonesia dibobol oleh Thu Aung (menit 54) dan Kyaw Zin Lwin (menit 66).
Evan Dimas dkk mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-4 lewat gol Ahmad Nufiandini di menit ke-70.
Kemenangan ini membuat pelatih Myanmar Kyi Lwin mengucapkan terima kasih atas dukungan suporter.
Dia juga kian percaya bila timnya bisa memenuhi target pada SEA Games kali ini.
"Mereka (suporter) 100% penting saat ini. Kita benar-benar harus mengatakan terima kasih untuk pendukung kami. Kami memiliki keyakinan penuh," kata Kyi Lwin. (R-1)