SALAH satu final ideal Prancis Terbuka 2015 sudah harus terjadi di perempat final. Hari ini, sang raja tanah liat Rafael Nadal harus berhadapan dengan unggulan utama Novak Djokovic untuk memperebutkan satu tiket ke semifinal.
Statistik pertemuan kedua pemain di Roland Garros menempatkan Nadal sebagai unggulan. Dalam enam pertemuan dengan Djokovic di Prancis Terbuka, Nadal selalu meraih kemenangan. Namun, kali ini kondisinya berbeda. Djokovic yang sedang mengincar gelar pertama di Roland Garros dinilai lebih berpeluang memenangi laga.
Selain penampilan Nadal yang belum konsisten sejak sembuh dari cede-ra, Djokovic makin memperlihatkan penampilan solid di lapangan tanah liat. Di dua turnamen tanah liat sebelum Prancis Terbuka, Djokovic sukses menjadi kampiun.
Nadal sendiri menilai pertandingan melawan Djokovic bukan segalanya. Menurut petenis Spanyol itu, pertemuannya kali ini dengan Djokovic tak ubahnya partai-partai yang sudah dimainkan sebelumnya.
"Ini bukan laga yang vital. Jika ini laga final, itu akan menjadi hal yang berbeda. Ini perempat final dan jika menang, baru lolos ke semifinal. Ini bukan pertarungan soal mengangkat trofi juara," ungkap Nadal.
Petenis yang telah sembilan kali menjadi juara di Prancis Terbuka itu menambahkan sama sekali tidak ada beban menghadapi laga nanti. Pertandingan nanti menurutnya bukanlah laga terpenting tahun ini. "Tahun lalu, saya mengalahkannya di final. Jika kalah, hal itu tidak akan mengubah hidup saya," tegasnya.
Di sisi lain, Djokovic menyatakan akan berusaha keras untuk meraih kemenangan perdana atas Nadal di Prancis Terbuka. Namun, diakuinya bukan hal mudah untuk bisa mengalahkan Nadal di Roland Garros.
Menurutnya, menghadapi Nadal di turnamen ini dan turnamen lainnya sangatnya berbeda. Nadal, jelas petenis Serbia tersebut, sangat senang bermain di lapangan Philippe Chatrier. "Saya tahu apa yang harus saya lakukan dan apa yang saya harapkan. Saya akan tetap bermain seperti biasa," tegasnya.
Selain Nadal versus Djokovic, perempat final tunggal putra hari ini akan mempertemukan petenis Inggris Andy Murray dengan David Ferrer. Di atas kertas, Murray berpeluang besar menyingkirkan Ferrer. Dalam 15 pertemuan dengan petenis Spanyol itu, Murray 9 kali meraih kemenangan.
Peluang Serena Di tunggal putri, tersingkirnya Maria Sharapova membuat peluang Serena Williams untuk mengangkat trofi juara ketiga kalinya makin terbuka lebar. Sharapova yang merupakan juara bertahan dan menjadi pesaing terberat Serena hanya mampu bertahan hingga babak keempat setelah takluk 6-7, 4-6 dari petenis Republik Ceko Lucie Safarova.
Kekalahan Sharapova merupakan keuntungan besar bari Serena. Pasalnya, tujuh petenis lain yang tersisa di tunggal putri dinilai bukan lawan sepadan bagi Serena. Hanya Ana Ivanovic yang disebut bisa mengimbangi Serena. Petenis Serbia unggulan ketujuh itu lolos ke semifinal setelah menundukan petenis Ukraina Elina Svitolina 6-3, 6-2 di perempat final.
Serena sendiri di perempat final akan ditantang petenis Italia Sara Errani. Dalam tujuh pertemuan dengan Errani, Serena belum terkalahkan dan hanya kehilangan satu set. (AP/AFP/R-4)