Benitez tidak Sabar Tukangi Madrid

MI
03/6/2015 00:00
Benitez tidak Sabar Tukangi Madrid
(AP)
MESKI belum ada pengumuman resmi dari pihak Real Madrid, kabar bahwa Rafael Benitez bakal menjadi pelatih anyar Los Blancos memang sudah begitu menggema. Apalagi mantan juru taktik Liverpool itu sudah memutuskan kebersamaannya di Napoli.

Ditambah lagi Benitez juga tidak membantah kabar tersebut. Alih-alih menampik, juru taktik berusia 55 tahun itu justru mengaku antusias dengan kabar bahwa dirinya akan menjadi suksesor Carlo Ancelotti.

"Tentu saja saya senang dengan kabar tersebut. Saya bahkan sudah tidak sabar. Hanya memang masih ada beberapa hal yang perlu untuk dibahas," ujar Benitez.

Sejatinya Madrid memang bukan klub yang asing buat Benitez. Dia pernah menukangi Real Madrid B pada kurun 1993-1995 sebelum berlabuh ke Real Valladolid.

Memang tidak dimungkiri bahwa Benitez bukan sosok favorit di mata sebagian besar pendukung Madrid. Namun, prestasi pelatih kelahiran Madrid itu sepertinya menjadi nilai lebih.

Hal itu diungkapkan Wakil Presiden Madrid Eduardo de Blas. "Kami berterima kasih kepada Carlo (Ancelotti). Sampai tiga hari lalu, dia, bagi saya, adalah pelatih terbaik di dunia, seperti halnya Jose Mourinho orangnya, dan nanti mungkin Benitez.

"Karier Benitez di Napoli sebenarnya tidak berakhir mulus. Di laga terakhirnya bersama Napoli pada Senin (1/6) lalu, mereka kalah 2-4 dari Lazio. Alhasil mereka hanya menempati posisi kelima, sedangkan Lazio lolos ke Liga Champions.

Terlepas dari soal siapa pelatih anyar El Merengues, faktanya pemecatan Ancelotti masih meninggalkan pro dan kontra. Tidak kurang beberapa pemain Madrid pun masih mengungkapkan ketidaksetujuan dengan suksesi tersebut.

Setelah sebelumnya Cristiano Ronaldo yang terang-terangan mendukung mantan arsitek AC Milan, Chelsea, dan PSG tersebut, kali ini giliran bek Sergio Ramos yang tampak seperti kurang setuju dengan pemecatan itu.

"Sampai ada pengumuman resmi dari klub, saya tidak akan berkomentar pada isu Benitez. Yang jelas dia pelatih bagus. Dia kaya pengalaman sudah memenangi banyak kompetisi. Untuk membawa pengalaman seperti itu akan jadi hal yang bagus," ujar Ramos "Masalahnya ialah saya bukan orang yang mengambil keputusan. Saya percaya seorang pelatih yang bisa membawa keseimbangan selalu baik. (AP/AFP/Mln/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya