Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga mulai melunak dalam perseteruan melawan PSSI. Mereka akan merevisi surat keputusan (SK) tentang pembekuan induk organisasi sepak bola nasional itu.
Menurut Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, tim hukum Kemenpora tengah menyusun poin-poin revisi SK yang dikeluarkan pada 17 April lalu. Nantinya, tugas pokok Tim Transisi bentukan Menpora Imam Nahrawi dipangkas.
Tim Transisi tadinya dibentuk untuk mengambil alih tugas dan fungsi PSSI. Namun, dengan revisi, ia hanya akan berperan sebagai pengawas terhadap kinerja PSSI. Ia tidak menyebutkan kapan revisi tersebut akan diputuskan.
"Tidak ada batas waktu karena PSSI sudah diuntungkan dengan putusan sela PTUN bahwa SK pembekuan PSSI ditunda. Juga tidak tergantung tanggal 29 Mei seperti deadline FIFA," ujar Gatot, kemarin.
Revisi terhadap SK pembekuan PSSI merupakan salah satu opsi yang dibahas Menpora dengan Wapres Jusuf Kalla serta Ketua Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo, mantan Ketua Umum PSSI Agum Gumelar, dan Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan di Istana Wapres, Senin (25/5).
Seusai pertemuan itu, JK mengatakan Menpora sepakat akan merevisi keputusannya. Hanya, Menpora yang kemudian menghadap Presiden Joko Widodo menyatakan revisi tersebut baru merupakan opsi.
Imam kembali menegaskan, kemarin, bahwa SK pembekuan PSSI belum dicabut. Ia meyakinkan tidak ada perbedaan antara Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla dalam menyikapi pembekuan PSSI.
JK juga menegaskan dirinya tidak berbeda sikap dengan Presiden terkait dengan kekisruhan sepak bola nasional.
"Saya perlu luruskan, saya dengan Presiden minggu lalu sudah sepakat untuk menyelesaikan masalah sepak bola. Beliau meminta saya untuk memanggil Menpora," tuturnya.
Wapres menambahkan, dalam pertemuan, justru Menpora yang mengajukan konsep revisi.
"Setelah saya revisi beberapa hal, oke kita pakai ini. Artinya PSSI boleh aktif lagi, kompetisi jalan tentu dengan PSSI, kemudian Tim Transisi mendampingi untuk mengevaluasi dan mengawasi persepakbolaan nasional."
Mantan kapten timnas, Ferril Hattu, menilai jika Menpora terpengaruh oleh tekanan untuk mencabut SK pembekuan PSSI, harga diri pemerintah menjadi taruhan.
"Intinya PSSI ini sudah tidak dipercaya, tinggal mau serahkan atau tidak. Kalau (SK pembekuan PSSI) dicabut, tidak ada lagi harga diri pemerintah. Saya kira RI-1 tidak suka hal itu."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved