Laga Perpisahan untuk Xavi

23/5/2015 00:00
Laga Perpisahan untuk Xavi
(AP/Manu Fernandez)
JUARA La Liga Barcelona akan menjalani laga terakhir melawan Depor tivo La Coruna di Nou Camp malam ini. Itu akan menjadi laga terakhir buat Xavi Hernandez yang akan hijrah ke klub Liga Qatar, Al Sadd.

Untuk menghormati pemain berusia 35 tahun itu dan telah membela Barcelona sejak berumur 17 tahun tersebut akan mengenakan jersey yang berbeda.

AS menulis bakal ada tulisan `6RACIES XAVI' yang berarti `terima kasih Xavi' di bagian dada. Itu merupakan bentuk penghormatan klub kepada Xavi yang identik dengan Barcelona.

Di klub Catalan itu, pemain dengan nama lengkap Xavier Hernandez i Creus itu telah memberi 8 titel La Liga, 3 Liga Champions, dan 2 Piala Dunia Antarklub.

Selain itu, laga tersebut juga akan dijadikan momen pesta setelah klub besutan Luis Enrique tersebut menjadi kampiun musim ini. Itu menjadi gelar ke-23. Setelah menyelesaikan laga ini, Barca akan menjalani dua laga penting, yakni melawan Athletic Bilbao di final Copa del Rey (31/5) dan final Liga Champions melawan Juventus (7/6).

Xavi sebenarnya ingin hengkang dari Barcelona sejak musim lalu. Namun, keingin an itu ditunda karena ingin membawa klub itu untuk kali terakhir menjadi juara La Liga.Selain itu, ia merasa frustrasi dengan pencapaiannya timnas Spanyol di Piala Dunia 2014. Selain jarang main, Xavi juga merasa terpukul dengan cara tersingkirnya Spanyol di Piala Dunia 2014.

Alasan lainnya karena Xavi mulai tersisih di skuad Barca. Sejak dipegang Gerardo `Tata' Martino, ia mulai tersisih dari skuad utama.

Bahkan, kini sejak dipegang Enrique, Xavi justru se ring menjadi ban serep Ivan Rakitic.

''Klub sebenarnya memberikan saya perpanjangan kontrak yang fantastis. Namun, saya berpikir sudah waktunya pergi. Saya tak mendapatkan menit bermain yang banyak. Saya tak pernah merasakan hal ini,'' jelas Xavi.

Setelah Xavi pergi, Barcelona membidik gelandang Arsenal Aaron Ramsey. Mirror menulis Barcelona bersedia mengeluarkan 50 juta pound (Rp1 triliun). Enrique melihat kemampuan Ramsey sebagai gelandang serang akan mampu mendongkrak performa Barcelona. Top scorer Real Madrid dipastikan tidak akan meraih trofi di akhir musim ini. Akan tetapi, bagi Cristiano Ronaldo laga terakhir melawan Getafe di Santiago Bernabeu punya arti penting.Apa itu? El Pichichi atau gelar top scorer.

CR7 sudah mengoleksi 45 gol dan nangkring di top scorer. Lionel Messi menguntit dengan 41 gol. Pertaruhan Ronaldo bukan sekadar top scorer.

Jika menjadi pencetak gol terbanyak La Liga, dia akan merebut European Golden Shoes sebagai pemain tersubur Benua Eropa.

Di semua kompetisi musim ini Ronaldo sudah membuat 58 gol. Sedangkan jumlah gol terbanyak yang bisa dia buat dalam satu musim ialah 60 pada musim 2011/2012.

Tidak hanya itu, Ronaldo punya motivasi khusus untuk terus bikin gol. Mantan pemain Manchester United itu cuma butuh 12 gol lagi untuk menyamai jumlah 323 gol Raul Gonzalez.

Raul kini untuk sementara menjadi top scorer sepanjang masa Real Madrid. (AFP/AP/ Era/R-4)


eko@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya