Modal Berharga dari Dongguan

18/5/2015 00:00
Modal Berharga dari Dongguan
(ANTARA/Saptono)
MESKI tim Indonesia hanya mampu bertahan hingga semifinal Piala Sudirman 2015, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menilai penampilan mereka cukup menjanjikan. Dengan kombinasi  pebulu tangkis muda seperti Jonatan Christie dan Firman Abdul Kholik di tunggal putra dengan pemain senior pelatnas Cipayung, Indonesia hanya mampu dihentikan tuan rumah Tiongkok dengan skor 13.

"Semua pemain sudah melakukan yang terbaik. Di babakbabak sebelumnya, semua tim yang melawan Tiongkok kalah 05 atau 03. Namun, kita bisa mencuri satu angka dan memberikan perlawanan sengit kepada mereka. Secara keseluruhan, dengan perpaduan tim antara pemain senior dan junior, tentu saja ini akan menjadi warning buat Tiongkok dan akan bagus ke depannya buat regenerasi Indonesia," kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI yang juga manajer tim Piala Sudirman Rexy Mainaky.

Saat menghadapi Tiongkok di babak empat besar, Indonesia memang sempat mengejutkan dengan mencuri kemenangan di partai pertama melalui ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menundukkan peraih medali emas Olimpiade 2012 Cai Yun/Fu Haifeng. Namun, di tiga partai selanjutnya, Tiongkok menyapu bersih kemenangan.  

Di sisi lain, Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan memuji penampilan Ahsan dan kawankawan meski gagal menapaki partai puncak. "Piala Sudirman ini bisa dijadikan pengalaman dan pembelajaran serta tolok ukur pembinaan prestasi para atlet dan pelatih," ujarnya seperti dikutip Badminton.org.

Sementara itu, Tiongkok sukses merebut gelar juara untuk yang ke10. Kepastian itu diraih setelah Lin Dan dan kawankawan menundukkan Jepang 30 di final yang berlangsung di Dongfeng Nissan Sports Center, Dongguan, kemarin.

Ganda putra Fu Haifeng/Zhang Nan membuka keunggulan Tiongkok dengan mengalahkan pasangan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 2117, 2022, 2117.

Tunggal putri nomor satu dunia Li Xuerui menambah keunggulan tuan rumah dengan mengalahkan Akane Yamaguchi 2321, 2114.

Mantan tunggal putra nomor satu dunia Lin Dan menjadi penentu kemenangan Tiongkok dengan menumbangkan Takuma Ueda 2115, 2113 di partai ketiga. (BWF/Gnr/R2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya