Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH di empat seri Formula 1 awal hanya mendampingi Lewis Hamilton yang meraih tiga podium utama, pembalap Mercedes Nico Rosberg akhirnya merebut kemenangan perdana tahun ini. Kesuksesan itu didapat Rosberg di GP Spanyol yang merupakan seri kelima F1 2015.
Di Sirkuit Catalunya, Barcelona, kemarin, pembalap Jerman itu menjadi yang tercepat dalam lomba berdurasi 66 putaran dengan catatan waktu 1 jam 41 menit 12,555 detik. Hamilton, rekan satu timnya, finis di posisi dua terpaut 17,5 detik. Posisi tiga menjadi milik pembalap Ferrari, Sebastian Vettel, yang finis 45,3 detik di belakang Rosberg.
Kemenangan tersebut membuat selisih poin antara Rosberg dan Hamilton yang berada di puncak klasemen pembalap menipis menjadi 20 poin. Rosberg di peringkat kedua kini mengoleksi 91 poin, sedangkan Hamilton di puncak dengan 111 poin. Vettel membuntuti di peringkat ketiga dengan 80 poin.
"Ini akhir pekan yang sempurna. Sangat membanggakan bisa mengawali lomba dari posisi terdepan lalu memenanginya. Saya sangat senang dengan hasil ini dan menjadi awal yang bagus untuk seri berikutnya. Kemenangan ini telah lama saya nantikan tahun ini," kata Rosberg. Dengan start dari posisi terdepan, Rosberg tidak memberikan kesempatan bagi pembalap lain untuk memimpin lomba. Ia dengan mantap mampu mempertahankan dan terus memperlebar jarak keunggulannya.
Pit stop yang dilakoninya pun belum mampu membuatnya merosot dari posisi terdepan.
Berbeda dengan Rosberg, Hamilton justru sempat mengalami masalah ban belakang saat menjalani pit stop pertama dan membuatnya kehilangan waktu. Namun, dengan kepiawaiannya membalap, Hamilton mampu finis di urutan kedua.
"Banyak terjadi selip dengan ban saya. Namun, saya bersyukur dapat memberikan hasil yang baik bagi tim. Jika ini dikatakan sebagai minggu yang sulit, saya akan terima itu," kata Hamilton.
Bagi Vettel, hasil di Catalunya sangat disayangkan oleh pemegang empat gelar juara dunia itu. Ia merujuk pada kesuksesannya berada di depan Hamilton cukup lama. "Sayang kami tidak mendapat kecepatan yang diinginkan ketika mereka (Mercedes) mengubah strategi," tandasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved