Komposisi Tim Transisi Mengejutkan

MI/SATRIA SAKTI UTAMA
09/5/2015 00:00
Komposisi Tim Transisi Mengejutkan
(MI/Ramdani)
SETELAH tertunda dua kali, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengumumkan Tim Transisi untuk mengambil alih kewenangan dan tugas PSSI setelah induk sepak bola nasional itu dibekukan pada 17 April lalu. Tim berkekuatan 17 orang dari berbagai latar belakang. "Tim ini akan melakukan pembenahan tata kelola sepak bola. Kami bahkan menyiapkan tagline yaitu Indonesia Memanggil," kata Imam saat mengumumkan Tim Transisi di Kantor Kemenpora, Jakarta, tadi malam. Tim tersebut, ujar Menpora, akan mulai berkumpul pekan depan untuk membahas cetak biru pembangunan sepak bola di Tanah Air yang sudah disiapkan. "Tim ini nantinya akan dibantu tim teknis. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Transisi untuk menentukan tim teknisnya."

Pemilihan personel Tim Transisi terbilang mengejutkan karena amat sedikit di antara mereka yang berlatar belakang sepak bola. Praktis hanya Ricky Yacobi yang selama ini akrab di telinga penggemar sepak bola nasional. Ricky ialah mantan pemain nasional. Tiga wali kota, yakni Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, FX Hadi Rudyatmo (Surakarta), dan Ridwan Kamil (Bandung) juga masuk Tim Transisi. Di antara mereka, cuma Hadi Rudyatmo yang selama ini pernah berkecimpung langsung dalam urusan sepak bola nasional. Ia pernah menjadi anggota Tim Nor malisasi PSSI untuk menyelesaikan masalah di era kepengurusan Nurdin Halid.

Selebihnya, termasuk nama-nama lain, tak pernah berkiprah di sepak bola. Mereka antara lain mantan Gubernur BI Darmin Nasution, mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto, Komandan Komando Pendidikan dan La tihan TNI-AD Letjen Lodewijck F Paulus, dan artis Tommy Kurniawan. Bukan ukuran Saat menanggapi minimnya 'orang bola' di Tim Transisi, Menpora mengatakan profesi bukanlah ukuran terpenting untuk masuk tim. "Itu kadang yang sering dilihat orang, padahal semua dari kita ini pecinta bola. Sepak bola itu tidak hanya terpaku hanya pada satu orang atau satu profesi. Makanya di situ nanti perlu tim teknis," ucapnya. Mantan pengurus PSSI, Tondo Widodo, mengaku terkejut dengan komposisi Tim Transisi. "

Ini disebut kejutan yang dijanjikan Menpora. Tidak ada yang mengira susunan Tim Transisi akan majemuk seperti ini. Kita harapkan mereka mampu membangun tata kelola sepak bola yang baik." Pelatih Persita Tangerang Bambang Nurdiansyah  enggan mengomentari personel Tim Transisi tersebut. "Karena saya sendiri tidak tahu apa yang akan dikerjakan mereka. Yang penting, sebagai pelatih saya berharap masalah ini cepat berakhir," ujarnya. “Apa pun yang dilakukan Tim Transisi yang penting tidak ada penghentian kompetisi. Kalau kemudian dengan Tim Transisi kompetisi diakui FIFA, ya tidak apa-apa," imbuh mantan striker skuat ‘Merah Putih’ itu.

Tim Transisi memiliki empat tugas utama yang mesti segera dilaksanakan. Selain menjalankan tugas dan kewenangan PSSI, mereka harus memastikan pengiriman timnas ke beberapa kejuaraan tetap jalan. Selain itu, Tim Transisi harus memastikan kompetisi semua level tetap bergulir. Tugas terakhir ialah memfasilitasi pembentukan kepengurusan baru PSSI sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA. Terkait dengan keberlanjutan kompetisi, Imam Nahrawi tetap berharap PT Liga In donesia mau menjadi operator. "Besok (hari ini) tanggal terakhir PT Liga untuk menjawab surat kami dengan serius dan tanpa tekanan."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya