Kemenpora tidak Paksa PT LI

Sat/Mln/X-5
08/5/2015 00:00
Kemenpora tidak Paksa PT LI
Gatot S Dewa Broto, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora(ANTARA/Audy Alwi)

PERTEMUAN PT Liga Indonesia dengan para perwakilan klub Indonesia Super League (ISL) pada Rabu (6/5) gagal menemukan solusi. Mereka hanya sepakat menolak kompetisi yang ditawarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Saat menanggapi hal tersebut, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengaku tidak masalah. Menurut dia, Kemenpora tidak akan memaksa PT Liga dan klub.

"Kami masih menunggu surat resmi dari PT Liga Indonesia. Mereka paling lambat 9 Mei untuk memberikan respons. Kalau mereka tidak mau, ya kami tidak memaksa," ujar Gatot di Jakarta, kemarin.

Mengenai rencana pembentukan Tim Transisi, menurut Gatot, tetap berjalan sekalipun PT Liga Indonesia menolak menggelar kompetisi pada 9 Mei. Saat ini penetapan Tim Transisi pada tahap akhir.

"Minggu ini tidak akan meleset karena tinggal finalisasi saja. Di sisi lain, Tim Transisi tidak akan bekerja dari nol. Kami sudah melengkapi dengan roadmap sehingga fondasinya sudah ada. Ini seperti Tim Sembilan lalu," tandas Gatot.

Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi menjelaskan, nama-nama anggota Tim Transisi sudah diberikan ke Presiden Joko Widodo pada Rabu (6/5). Direncanakan tidak lama lagi Tim Transisi diumumkan.

Menurut Imam, sampai saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan klub-klub, para pemain, dan termasuk CEO PT Liga Joko Driyono. Pada prinsipnya, ia tetap menomorsatukan PT Liga sebagai operator kompetisi.

"Kecuali mereka menolak. Saat ini sudah ada beberapa operator lain yang antre. Tentu saja kami juga harus mencari sponsor baru," tukasnya.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, kecewa atas keputusan PT Liga Indonesia yang menolak melanjutkan kompetisi.

"Ada yang menginginkan ada juga yang menolak, tidak satu suara. Sebelumnya yang diinginkan ialah bagaimana tetap menjalankan kompetisi," sebut Umuh.

Alih-alih melanjutkan kompetisi, PT Liga justru menawarkan turnamen sebagai pengganti kompetisi.

"Kami menawarkan turnamen lain atau semacam Piala Liga kepada seluruh klub ," kata Joko Driyono, kemarin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya