Mayweather Siap Ubah Gaya

02/5/2015 00:00
Mayweather Siap Ubah Gaya
()

PETINJU Floyd Mayweather Jr siap mengubah gaya pertarungnya melawan Manny Pacquiao (Filipina) dalam duel unifikasi perebutan gelar juara dunia kelas welter versi WBA, WBC, dan WBO di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, AS, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

Selama 19 tahun berkarier di profesional, peraih medali perunggu kelas bulu Olimpiade 1996 Atlanta itu terkenal dengan gaya bertarungnya yang cenderung bertahan dan mengandalkan pukulan balik.

Gaya inilah yang diejek pelatih Pacquiao, Freddie Roach.

"Saya akan langsung menekannya dan menyerangnya sejak awal. Tentu saya mengincar kemenangan KO," kata Mayweather yang tidak terkalahkan dalam 47 kali pertarungannya.

Mayweather mengakui Pacquiao petinju hebat. Namun, ia tidak khawatir menghadapi pertarungan ini.

Bahkan, ia tetap santai dengan menonton pertandingan play-off NBA.

Sikap demikian ini juga karena dirinya telah mempersiapkan diri dengan sangat baik.

Namun, dalam persiapannya itu ia berkilah tidak pernah melihat video pertarungan Pacquiao dengan petinju sebelumnya.

"Setiap orang pasti punya strategi pertarungan yang telah disusun rapi. Namun, saat berada di atas ring, strategi itu bisa berubah seketika," tukasnya.

Di sisi lain, Pacquiao menegaskan dirinya kini telah kembali menemukan insting 'membunuh' yang telah hilang.

Petinju berjuluk 'Pacman' itu kini mengincar kemenangan KO ke-39 dari pertarungannya dengan Mayweather.

"Saya sangat senang karena insting membunuh saya kembali saya rasakan. Ini seperti yang saya rasakan pada 10 atau 11 tahun lalu. Pada pertarungan sebelumnya, saya tidak merasa seperti ini. Namun, kali ini saya merasa cukup santai dan percaya diri bisa memenangi pertarungan ini," kata Pacquiao.

Meski kalah jangkauan dan tinggi badan, Pacquiao yang punya pukulan tangan kiri keras memastikan akan menyajikan pertarungan yang ketat di atas ring.

Sebelumnya, Pacquiao mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah strategi mengantisipasi gaya bertarung Mayweather.

Namun, Pacquiao menyerahkan hasil pertarungan kepada keputusan Tuhan.

Perang pelatih

Tidak seperti biasanya. Meskipun tensi pertarungan telah memuncak, kedua petinju sangat irit bicara 'kotor' untuk saling menyerang.

Yang terjadi ialah saling ejek yang dilepaskan antarpelatih kedua petinju itu, yakni pelatih Pacquiao, Freddie Roach, dan Floyd Mayweather Sr pelatih Mayweather Jr.

Roach mengkritik kubu Mayweather yang belum menyerahkan sarung tinju yang akan dikenakan kepada komisi olahraga Nevada untuk diukur beratnya.

Hal itu, menurut Roach, menunjukkan ketakutan Mayweather menghadapi Pacquiao.

Mayweather Sr membalasnya dengan sengit bahwa pihaknya tidak pernah takut dengan Pacquiao.

"Saya rasa tidak akan banyak jual-beli pukulan di atas ring nanti karena kami sudah pasti menang. Kami tidak menginginkan dia jatuh karena pukulan tidak sengaja. Mayweather akan memukulnya hingga jatuh," katanya.

Roach tidak langsung membalas perkataan Mayweather Sr.

Ia hanya mengungkapkan telah menyiapkan formula khusus bagi Pacquiao untuk bisa menang atas Mayweather.

"Saya telah mempelajari Mayweather selama lima tahun dan tahu banyak tentangnya. Saya rasa kami punya formula untuk menang," tandasnya.

(Skysports/Mirror/AFP/Gnr/X-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya