Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FERRARI akan mengenalkan upgrade mobil Formula 1 mereka lebih awal setelah hasil kurang memuaskan di Grand Prix seri pembuka di Austria, akhir pekan lalu.
Tim asal Italia itu, awalnya, berencana membawa upgrade ke seri ketiga di Hungaria pada 19 Juli. Namun, mereka berubah pikiran dan ingin memboyong paket baru mereka di akhir pekan nanti ketika Sirkuit Red Bull Ring kembali menggelar balapan, yang kali ini bertajuk Grand Prix Styria.
"SF1000 tidak cukup bagus, bahkan jika dibandingkan dengan ekspektasi sebelum ajang ini," ungkap Ferrari dalam pernyataan resmi, Selasa (7/7). "Oleh karena itu, pengembangan telah dikebut untuk beberapa waktu."
"Ini dengan harapan mengajukan pengenalan paket aerodinamika yang dijadwalkan untuk Grand Prix Hungaria ke pekan depan atau paling tidak,
beberapa dari komponennya," lanjut tim berlambang kuda jingkrak itu.
Baca juga: Vietnam Ingin Gelar Formula 1 pada Akhir November
Ferrari mengatakan dua balapan beruntun di sirkuit yang sama memungkinkan upgrade bisa dicek lebih akurat.
Kendati Charles Leclerc finis runner-up di Austria, tapi pembalap Monako itu juga beruntung karena hanya 11 dari 20 pebalap yang finis hari itu di balapan yang diwarnai tiga periode Safety Car.
Bagai ketiban durian runtuh, Leclerc, yang sebenarnya finis ketiga setelah duet Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton, dihadiahi tempat kedua setelah sang juara dunia enam kali itu dijatuhi penalti tambahan waktu lima detik karena insiden senggolan dengan mobil Red Bull Alexander Albon.
Sementara pebalap Ferrari lainnya, Sebastian Vettel, hanya mampu mengamankan poin terakhir yang tersedia setelah finis P10.
Vettel setelah lomba mengungkapkan bahwa SF1000 susah dikendarai karena bagian belakang mobil itu sulit dikendalikan.
"Beruntung aku hanya melintir satu kali. Itu sangat sulit. Jujur, aku kehilangan kendali bagian belakang berapa kali hari ini," kata juara dunia empat kali itu.
CEO Ferrari Louis Camilleri nampaknya tidak cukup puas setelah babak kualifikasi yang buruk dan hanya 19 poin diraih timnya di seri pembuka itu.
"Kami tahu banyak yang harus dikerjakan. Ini jelas bukan posisi grid yang harus didapati tim seperti Ferrari dan kami harus merespon itu segera," tegas Camilleri. (OL-1)
Bazar ini digelar untuk memaksimalkan penyelesaian masalah aset yang sulit dijual karena rendahnya respons masyarakat.
Bagi Charles Leclerc, Ferrari bukan sekadar tim balap, melainkan impian masa kecil yang menjadi nyata. Sejak bergabung pada 2019, loyalitas pembalap asal Monako ini tidak pernah luntur.
Pria asal Monako itu mengingat kembali insiden pada GP Tiongkok 2025 ketika kedua mobil Ferrari didiskualifikasi setelah balapan.
Prediksi lengkap F1 GP Australia 2026. Ferrari difavoritkan juara, sementara Red Bull Ford hadapi tantangan reliabilitas mesin baru. Cek di sini!
Pembalap Ferrari Charles Leclerc resmi menikah dengan model Alexandra Saint-Mleux di Monaco dalam upacara privat yang dihadiri keluarga dan sahabat terdekat.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved