DALAM menghadapi Flyod Mayweather Jr yang belum terkalahkan dalam 47 laga, Manny 'Pacman' Pacquaio telah menyiapkan dua hingga tiga strategi berbeda untuk bisa memenangi megatarung yang akan berlangsung 2 Mei mendatang di Las Vegas, Amerika Serikat.
Strategi yang akan dijalankan Pacquiao tergantung gaya bertarung Mayweather di atas ring nanti.
"Jika dia (Mayweather) i-ngin berhadapan secara langsung, itu akan bagus untuk menjalankan strategi saya. Tapi jika dia memilih untuk mengulur waktu dengan berlari dan memutari ring sepanjang pertarungan, saya pun sudah menyiapkan strategi untuk itu," kata petinju asal Filipina itu, kemarin.
Petinju yang terkenal dengan kesederhanaan dan kedermawanannya itu menambahkan, sama sekali tidak khawatir akan kalah dari Mayweather.
Ia menegaskan dirinya sangat santai menjelang laga nanti.
Berbeda dengan saat ia akan berha-dapan dengan Miguel Cotto, Manuel Marquez, atau Oscar de la Loya.
Pelatih Pacquaio, Freedie Roach, mengatakan telah mempelajari gaya bertarung Mayweather sejak lama.
Ia mulai memperhatikan Mayweather saat dirinya melatih Oscar de la Hoya yang bertarung melawan Mayweather pada 2007.
"Saya belajar banyak dari pertarungan Oscar. Mayweather adalah petinju yang penuh trik, tapi tidak terlalu rumit mengenalinya. Jika Anda berada di belakangnya dan mengikutinya berputar dalam ring, dia akan mulai memasang perangkap. Saya sudah melatih Pacquaio untuk tidak membiarkan hal itu terjadi. Jika dia memasang perangkap, Pacquaio harus menjauh," kata Roach.
Mayweather sendiri menanggapi enteng pernyataan sang lawan.
Rekor tak terkalahkan selama 19 tahun menurut Mayweather membuat dirinya yakin mampu mengantisipasi semua strategi yang telah disiapkan oleh Pacquaio.
"Semua strategi pasti ujungnya ialah untuk maju dan menyarangkan banyak pukulan. Itu semua tidak berhasil menjatuhkan saya selama 19 tahun berkarier dan melewati 47 pertarungan," kata Mayweather.