Owi/Butet Raih Gelar Pertama Tahun Ini

MI/Wdo/R-1
27/4/2015 00:00
Owi/Butet Raih Gelar Pertama Tahun Ini
(Dok. PP PBSI)
GANDA campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merebut juara di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships) 2015 di Wuhan, Tiongkok. Dalam laga final di Wuhan Sports Center Gymnasium kemarin, Owi/Butet menundukkan ganda Hong Kong Chun Hei Reginald Lee/Hoi Wah Chau dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-15. Bagi Owi/Butet, panggilan Tontowi/Liliyana, itu merupakan gelar juara yang pertama tahun ini. Sebelumnya, ganda campuran peringkat lima dunia itu gagal dalam empat turnamen yang diikuti.

Sebelum juara di Wuhan, prestasi terbaik Owi/Butet tahun ini ialah runner-up di turnamen All England. "Kami senang akhirnya dapat juara. Penampilan kami sejak All England 2015, Malaysia Terbuka 2015, dan Singapura Terbuka 2015 tidak begitu baik. Semoga kemenangan ini dapat menambah kepercayaan diri untuk pertandingan berikutnya dan merebut gelar lain," kata Liliyana seusai laga seperti dikutip Badminton.org. Dalam menghadapi Chun/Hei, Owi/Butet memang tidak menemui kesulitan berarti. Walau sempat mendapat perlawanan di gim pertama, Owi/Butet mampu menyudahi pertandingan dalam wakatu 36 menit.

"Target besar kami ada di Olimpiade 2016 dan kami harus optimistis bisa mengatasinya. Tapi menuju ke sana, ada banyak turnamen yang harus kami lalui. Untuk itu, kami ingin tetap fokus dan berharap bisa main maksimal terus. Kami mau fokus di setiap turnamen," imbuh Tontowi. Di Olimpiade 2016, Butet menyebut saingan terberat ialah pasangan Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Xu Chen/Ma Jin, serta ganda campuran Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. "Tapi kami tidak boleh lengah. Semua pemain harus diwaspadai. Hanya, secara peringkat, merekalah pesaing terkuat," jelas Butet.

Namun, kesuksesan Owi/Butet merebut gelar di Wuhan tidak diikuti ganda putra Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan. Saat menghadapi ganda putra terkuat dunia asal Korsel, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, Ahsan/Hendra kalah rubber game 21-18, 22-24, 19-21 melalui pertarungan ketat selama 1 jam 13 menit. Menurut Ahsan, mereka sudah memberikan yang terbaik, tetapi kurang beruntung untuk bisa meraih juara. "Kami cukup puas dengan permainan kami hari ini. Kami sudah memberikan yang terbaik walaupun harus kalah," kata Hendra menambahkan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya