Kemenpora Jelaskan Pembekuan PSSI ke FIFA

MI
24/4/2015 00:00
Kemenpora Jelaskan Pembekuan PSSI ke FIFA
Gatot S Dewa Broto Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora(MI/PANCA SYURKANI)
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bergerak cepat untuk mengantisipasi kemungkinan sanksi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) setelah mereka membekukan PSSI pada 17 April.

Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, kemarin, pihaknya telah mengirimkan surat kepada FIFA pada Rabu (22/4) untuk menjelaskan perihal pembekuan tersebut. Surat itu ditujukan kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke yang sebelumnya mengirimkan surat peringatan kepada Menpora Imam Nahrawi agar tidak melakukan intervensi ke PSSI.

"Isi surat intinya Menpora baru saja membekukan kegiatan PSSI, sebab-sebab pembekuan, dasar hukum pembekuan, jaminan kompetisi, dan persiapan SEA Games. Kami juga menjelaskan bahwa tidak ada tujuan intervensi dan keinginan meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan FIFA," kata Gatot.

Meski telah mengirimkan surat, imbuh Gatot, pihaknya tetap akan mengirimkan delegasi kepada FIFA untuk menjelaskan lebih detail pembekuan PSSI. Akan dipaparkan pula persoalan verifikasi yang dilakukan Badan Olahraga Profesional Indonesia terhadap klub peserta Indonesia Super League. Namun, belum dipastikan siapa saja anggota delegasi dan kapan mereka bakal berangkat ke markas FIFA di Zurich, Swiss.

Penjelasan kepada FIFA perlu dilakukan agar otoritas tertinggi sepak bola dunia itu paham sehingga tak menjatuhkan sanksi ke Indonesia. Bagi FIFA, intervensi pemerintah terhadap federasi sepak bola sebuah negara merupakan pelanggaran berat.

Secara terpisah, Menpora Imam Nahrawi memastikan upaya pembentukan tim transisi untuk menjalankan kewenangan PSSI selama pembekuan tetap akan dijalankan meski ada gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang dilayangkan PSSI. PSSI menilai Menpora telah melampaui batas kewenangan dengan membekukan PSSI.

"Kami menghormati proses hukum. Teman-teman dari biro hukum Kemenpora yang akan mempersiapkan pembelaan. Pembentukan tim transisi jalan terus dan kami masih memverifikasi sekitar 30 nama yang masuk," ujar Imam. (Gnr/X-9)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya