Menelan tiga kekalahan di Seri I final four Pertamina Proliga 2015 tidak membuat tim putra Jakarta BNI 46 patah semangat. Anak asuh Gordon Mayforth mampu bangkit dan meraih kemenangan pertama di babak final four dengan menundukkan juara bertahan Surabaya Samator.
Dalam Seri II final four di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin, BNI menang 3-1 (26-24, 19-25, 25-22, 25-21). Tiga poin yang diraih menghidupkan kembali peluang BNI 46 untuk merebut tiket ke grand final. Untuk lolos, BNI 46 harus menang 3-0 atau 3-1 di dua laga sisa melawan Jakarta Electric PLN dan Jakarta Pertamina Energi dan berharap Samator kembali tersungkur.
"Kini kami sangat berbeda di semua aspek. Saya hanya dua hal sederhana pada pemain, yaitu bagaimana membunuh bola itu (kill the ball) dan mempertahankan bola (defend the ball)," kata Mayforth.
Pelatih Samator Ibarsjah Djanu mengakui absennya kapten sekaligus pemain andalan Samator, Mahfud Nurcahyadi, karena cedera menjadi satu faktor kekalahan timnya. Namun, Djanu juga memuji permainan BNI 46.
"Setelah ini, kami harus fokus untuk memenangi pertandingan sisa tanpa harus memikirkan pertandingan tim lain. Tadi kami memang main kurang solid, sementara BNI 46 main luar biasa. Servis dan penerimaan bola kami tadi tidak terlalu baik," kata Ibarsjah.
Di laga lain, Jakarta Electric PLN meraih kemenangan 3-2 (27-29, 25-19, 26-24, 22-25, 15-12) atas Jakarta Pertamina Energi. Kini Jakarta Electric hanya butuh satu poin untuk mengamankan tiket ke final.
"Anak-anak tadi sempat kehilangan fokus pada set pertama. Namun, saya semangati mereka dan mulai terlihat di set kedua dan ketiga. Namun di set keempat kita main terlalu terburu-buru sehingga kami kalah. Untungnya, kita bisa menang di set kelima," kata Putut Marhaento, pelatih Electric PLN.
Di bagian putri, Jakarta Popsivo memperbesar peluang lolos ke grand final setelah menang 3-0 (25-15, 25-14, 15-17) atas Jakarta BNI 46. Popsivo kini telah mengoÂleksi 9 poin dari 4 laga, sementara BNI dipastikan terÂsingkir setelah gagal meraih poin dari 4 pertandngan yang sudah dimainkan. (Gnr/R-2)