Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM bulu tangkis Indonesia melenggak ke semifinal turnamen Badminton Asia Mixed Team Championships 2019 setelah mengalahkan Singapura di perempat final dengan skor 3-0, Jumat (22/3).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, tersebut, tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito menjadi penentu keberhasilan pasukan ‘Merah Putih’. Shesar yang tampil pada partai ketiga, menang 17-21, 21-14, dan 21-7 atas Loh Kean Yew dalam waktu 49 menit.
“Senang tentu saja bisa menang dan membawa satu poin untuk Indonesia. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi. Kalau dipercaya turun, saya ingin menyumbangkan poin terus,” kata Shesar seusai laga.
Menurut Shesar, ia sebenarnya sempat mengalami kesulitan saat menghadapi Loh, terutama di gim pertama. Baru setelah mengubah strategi ia bisa mengatasi lawannya itu.
“Start awal saya ketinggalan, dia langsung mempercepat permainan. Terus poinnya juga ketinggalan jauh, dari situ saya coba mengubah strategi. Di game pertama strateginya sudah ketemu, tapi poin udah kejauhan. Jadi, strategi tadi saya terapkan di game kedua dan tiga,” ujar atlet PB Djarum tersebut.
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membuka keunggulan Indonesia. Saat menghadapi duet Loh Kean Hean/Toh Han Zhou, Fajar/Rian menang 17-21, 21-14, dan 21-7.
Pada partai kedua, Indonesia mengubah komposisi pemain. Tunggal putri Fitriani yang pada laga sebelumnya kalah dari pemain Thailand, kali ini menurunkan Ruseli Hartawan.
Hasilnya tidak sia-sia. Saat menghadapi Yeo Jia Min, Ruseli menang dua gim langsung 21-14, 21-18.
“Di Jerman Terbuka, saya kalah karena banyak melakukan kesalahan. Sekarang saya bisa main lebih enak, kalah angin. Saya manfaatkan saja kondisi itu,” kata Russeli. Meski demikian, ia mengaku masih banyak yang harus diperbaiki dari penampilannya tersebut.
“Masih ada yang harus saya perbaiki. Saya masih bermain buru-buru. Bola yang seharusnya mati, malah nyangkut. Hal-hal seperti itu harus dikurangi lagi, ke depan harus lebih baik.” (Des/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved