Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CABANG olahraga wushu Indonesia banyak meraih prestasi, terakhir kali di ajang Asian Games 2018 mampu mendapatkan medali emas. Pada ajang SEA Games 2019 yang akan diselenggarakan di Filipina akhir tahun ini, kontingen wushu Indonesia menargetkan dua medali emas.
"SEA Games kali ini kita menargetkan dua medali untuk emas, tapi syukur-syukur bisa lebih," ungkap Sekretaris Jenderal Persatuan Besar Wushu Indonesia Ngatino saat ditemui di kantor PBWI, Jakarta, Rabu (20/3).
Dia mengatakan target medali kali ini lebih sedikit dibandingkan pada ajang SEA Games 2017 Singapura.
"Memang kalau dilihat melalui targetnya, tapi kita perlu pertimbangan tentang hal itu. Disesuaikan dengan kondisi, jadi kita enggak bisa menargetkan sesuatu yang kondisinya saja sudah beda," lanjut ngatino.
Baca juga: Wushu Mulai Pelatnas untuk SEA Games 2019
Lindswell Kwok, atlet andalan wushu yang sudah pensiun, menjadi salah satu faktor berkurangnya cabang olahraga wushu karena belum ada pemain yang sepadan dengan dirinya.
"Lindswell itu punya nomor spesifik dan tidak semua orang suka karena harus sabar dan jangkanya panjang. Kita beranikan diri bikin target dua emas itu, ya meskipun dulu kita berani target tinggi karena ada Lindswell," pungkas Ngatino.
Kendala lainnya ialah tuan rumah Filipina menjadikan wushu, khususnya kategori sanda, sebagai tambang emas dengan memperbanyak nomor unggulan. Untuk mencapai target dua emas, tim wushu meningkatkan berbagai macam aspek, mulai dari fasilitas pelatihan hingga kualitas pelatih.
"Kalau secara padatnya jadwal latihan sama saja, tapi fasilitas dan kualitas kita tingkatkan," tutup Ngatino.(OL-5)
INDONESIA kembali menunjukkan konsistensi prestasi dengan menempati peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia Junior Wushu 2026 di Tianjin, Tiongkok.
Indonesia mengamankan posisi tiga besar dunia di Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-10 setelah mengoleksi total 27 medali, yang terdiri dari 9 emas, 11 perak, dan 7 perunggu.
Patricia menegaskan ambisinya untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Asian Games.
Di SEA Games 2025, Edgar Xavier Marvelp sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak.
Sementara itu, satu-satunya medali perunggu pada hari terakhir disumbangkan Harry Brahmana yang turun di kelas 70 kilogram.
Menembak dan wushu masing-masing menyumbang satu emas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved