Membela Diri yang Berujung Denda

(AFP/R-3)
14/3/2019 06:00
 Membela Diri yang Berujung Denda
(AFP)

BINTANG klub Oklahoma City Thunder, Russel Westbrook, dikenai denda sebesar US$25 ribu atau setara dengan lebih dari Rp356 juta. Hal itu buntut sanksi denda terkait adu mulut antara Westbrook dan pendukung Utah Jazz.

Kepastian hukuman yang diberikan kepada pemain berusia 30 tahun itu disampaikan Wakil Presiden Liga NBA Kiki VanDeWeghe, Selasa (12/3) waktu setempat.

Van DeWeghe menjelaskan bahwa sanksi berupa denda sebesar US$25 ribu itu terkait dengan insiden yang terjadi di Vivint Smart Home Arena, markas Utah Jazz.

Tidak semata Westbrook, pihak Utah Jazz mengatakan suporter Jazz yang terlibat adu mulut dengan Westbrook dikenai sanksi larangan untuk hadir di lokasi pertandingan selama-lamanya atau seumur hidup.

Kejadian yang memicu kemarahan Westbrook kepada pendukung Utah saat laga Jazz menjamu Thunder. Saat itu, sebagai tim tamu, Thunder mampu membungkam tuan rumah dengan skor 98-89.

Saat tim tuan rumah tak mampu memenangi laga, pendukung Jazz kecewa dan terpancing emosi mereka. Bahkan Westbrook yang pernah dinobatkan sebagai NBA Most Valuable Player 2017 menjadi sasaran cemoohan.

Umpatan yang bernada rasial pun mengarah kepada Westbrook, pemain yang meraih NBA All-Star Game Most Valuable Player dua kali.

Westbrook tak bisa menahan kesabaran atas umpatan yang ditujukan kepada dirinya. Dia pun bereaksi dan membalas makian yang dinilai merendahkan dirinya.

"Seorang pria muda dan istrinya berdiri dan mengatakan kepada saya berlutut seperti biasa kamu lakukan," ujar Westbrook.

"Bagi saya, itu betul-betul penghinaan. Saya pikir ini rasial dan sangat tidak layak. Ada beberapa orang datang ke pertandingan untuk mengatakan penghinaan kepada saya dan keluarga saya," papar Westbrook.

Pihak manajemen Jazz menegaskan bahwa pihaknya melarang suporternya yang bernama Shane Keisel untuk datang di semua laga.

Presiden Utah Jazz Steve Starks mengatakan, "Setiap orang layak dapat kesempatan untuk menikmati dan bermain dalam laga yang aman, positif, dan lingkungan yang inklusif." (AFP/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya