Bebas setelah Bayar Uang Jaminan

(AFP/R-3)
13/3/2019 05:40
 Bebas setelah Bayar Uang Jaminan
(AFP City of Miami Beach Police Depar)

BINTANG Ultimate Fighting Championship (UFC) Conor McGregor yang dikenal emosional kembali menjadi sorotan. Namun, perhatian publik terhadap petarung dari Irlandia itu bukan terkait aksi laganya di octagon.

Akan tetapi, petarung berusia 30 tahun yang dijuluki the Notorious tersebut menjadi perbincangan setelah ditangkap polisi Miami, Amerika Serikat (AS), Senin (18/3) waktu setempat.

McGregor ditangkap dengan tuduhan merampas dan menghancurkan telepon genggam dari seorang penggemarnya saat sedang mengambil gambar secara tiba-tiba.

Pihak kepolisian Miami menyatakan petarung yang dikalahkan Khabid Nurmagomedov dari Dagestan, Rusia, pada Oktober tahun lalu dikenai tuduhan perampokan dan tindakan kriminal.

Sebagaimana dilaporkan kepolisian, insiden diawali saat McGregor meninggalkan Hotel Fontainebleau Miami Beach sekitar pukul 05.20 waktu setempat. Tiba-tiba seorang penggemar membidikkan kamera telepon genggamnya ke arah McGregor untuk mengambil gambar.

Petarung yang juga dijuluki Mystic Mac langsung melontarkan tonjokan kepada pria pemegang telepon genggam. Tak cukup itu, McGregor pun merampas telepon sang pria dan langsung melemparkannya.

"Korban berupaya mengambil gambar tersangka (McGregor) yang mengambil gambar dengan telepon selulernya. Tersangka membanting telepon korban yang direbut dari tangannya dan telepon pun jatuh ke lantai," jelas polisi.

"Tersangka menginjak-injak telepon korban beberapa kali. Tersangka mengambil telepon korban dan melemparkan telepon dan pergi meninggalkan korban," tutur polisi.

Polisi melaporkan bahwa harga telepon milik korban penyerangan McGregor ialah US$1.000 atau Rp14,2 juta.

Namun, akhirnya petarung yang pernah ditangkap dua kali sebelumnya itu dibebaskan setelah membayar uang jaminan US$12.500 atau setara Rp178,3 juta.

Setelah malamnya dibebaskan dengan uang jaminan, McGregor pun berkomentar soal insiden yang dialaminya. "Kesabaran di dunia ini ialah keharusan yang saya perlu lakukan. Saya cinta para fan. Terima kasih untuk kalian semua." (AFP/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya