Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Susy Susanti berharap ada kejutan dari para pebulu tangkis yang akan berlaga di ajang All England 2019.
Turnamen level Super 1000 ini akan dilangsungkan mulai hari ini sampai dengan Minggu (10/3) di Birmingham Arena, Inggris.
Dari hasil pantauan selama persiapan, Susy memastikan bahwa semua pemain dalam kondisi prima dan siap bertanding.
"Persiapan pastinya sudah bersiap yang paling penting anak-anak siap, kesehatan yang paling utama. All England adalah salah satu target, turnamen bergengsi. Tentunya ini adalah salah satu tujuan buat mereka, jadi motivasi untuk bisa dapat capaian tertinggi," ujar Susy ketika dijumpai di sesi latihan.
Kendati harapan terbesar ada di pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang dua tahun berturut-turut menjadi juara, Susy tak ingin pasangan rangking satu dunia tersebut terbebani.
"Memang Kevin/Marcus jadi harapan kami. Prestasi mereka kan sudah cukup banyak. Terakhir hattrick All England ada di Tontowi (Ahmad)/Liliyana (Natsir), kami berharap Kevin/Marcus bisa lanjutkan tradisi itu. Saya harapkan di era sekarang pemain Indonesia bisa banyak bicara, All England bukan cuma gengsi di badminton, tapi untuk membawa nama baik negara," jelas Susy.
Pada hari ini turnamen All England 2019 akan disiarkan secara langsung oleh stasiun TVRI pada 6-10 Maret mulai pukul 19.00 WIB.
Pada laga pembuka, Marcus/Kevin akan bertemu pasangan Tiongkok Liu Cheng/Zhang Nan. Head to head dalam enam laga, Marcus/Kevin hanya kalah sekali pada Korea Terbuka 2017.
"Di atas kertas memang Kevin/Marcus lebih unggul, kami harapkan ini tidak jadi beban buat mereka, apalagi menyandang gelar juara bertahan. Pertandingan kan baru dimulai, mulai lagi dari nol. Anggap yang tahun lalu sudah berlalu, untuk mengurangi beban dan menambah motivasi mereka," ujar Susy.
Anthony bertemu Angus
Pemain tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi unggulan kedelapan akan melawan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus.
Kedua pemain telah berhadapan tujuh kali. Dari tujuh pertemuan, Anthony hanya memenangi tiga pertandingan. Namun, pada pertemuan terakhir di Jepang Terbuka 2018, Anthony mengalahkan Angus dengan skor telak 21-14 dan 21-15.
Justru laga berat harus dihadapi dua tunggal putri Indonesia, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung. Pada babak pertama, Fitriani harus melawan pemain unggulan keenam He Bingjiao dari Tiongkok. Sementara itu, Gregoria harus bertemu lawan berat unggulan kedua Nozomi Okuhara dari Jepang.
Namun, dari lima nomor, Indonesia justru mendapat undian buruk pada nomor ganda campuran. Pada babak pertama, dua pasangan Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja berhadapan dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Selain itu, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow menghadapi lfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami.
Dengan drawing tersebut, dua pasangan ganda campuran Indonesia dipastikan tersingkir pada babak pertama. (Opn/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved