Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menjadi runner-up pada turnamen Indonesia Masters 2019, Liliyana Natsir menyatakan diri gantung raket. Indonesia Masters 2019, menjadi turnamen internasional yang terakhir sekaligus ajang perpisahan sebagai pebulu tangkis.
Pebulu tangkis ganda campuran berusia 33 tahun dari Manado, Sulawesi Selatan, yang akrab disapa ‘Butet’ itu kemarin datang ke Istana Merdeka. Dengan didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Butet memohon pamit kepada Presiden Joko Widodo.
Pada pukul 09.40 WIB, Butet yang mengenakan jaket merah bersama Menpora tiba di Istana Merdeka. Setelah beramah-tamah, Butet berbincang-bincang dengan Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno selama sekitar 30 menit.
Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, perbincangan santai antara Butet dan Jokowi yang didampingi Menpora dan Mensesneg diwarnai gelak tawa. Bahkan di sela perbincangan, Butet menyempatkan berswafoto bersama Kepala Negara.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi memberikan album foto kepada Butet yang meraih medali emas bersama Tontowi Ahmad pada multiajang Olimpiade 2016 di Rio Janeiro, Brasil.
“Indonesia sangat kehilangan atas pensiunnya Liliyana Natsir, Butet, yang apa pun bukan hanya negara kita, bukan hanya Indonesia, tapi dunia juga akan kehilangan sosok seperti Butet ini,” kata Jokowi seusai pertemuan.
Dengan Butet menyatakan pensiun dari turnamen bulu tangkis, bukan hanya Indonesia, dunia olahraga khususnya cabang bulu tangkis telah kehilangan atlet yang memiliki sederet prestasi internasional.
Dengan keputusan yang diambil Butet, pemegang empat gelar juara dunia dan lima medali SEA Games, Jokowi berharap prestasi Butet bisa menginspirasi tunas-tunas muda bulu tangkis di Indonesia. “Ini yang harus dijadikan inspirasi, nilai-nilai sebuah prestasi bagi pemain-pemain yang masih junior untuk bisa berprestasi seperti Butet,” ujar Jokowi.
Diminta tularkan motivasi
Di kesempatan tersebut, Jokowi juga berpesan kepada perempuan kelahiran 9 September 1985 tersebut agar terus menularkan motivasi kepada atlet-atlet lainnya.
“Sebentar lagi Butet kan menjadi pegawai negeri sipil (PNS), tapi tetap yang saya titipkan agar bisa memotivasi (para pebulu tangkis muda). Beri motivasi apa yang harus dikerjakan, apa yang harus dilakukan dalam meraih sebuah prestasi seperti yang sudah didapat oleh Lilyana,” pesan Presiden Jokowi.
Setelah melepas karier sebagai atlet bulu tangkis, Butet yang tetap mencintai bulu tangkis akan lebih memfokuskan pada bisnis yang telah dirintisnya sejak tiga tahun lalu.
“Setelah berhenti, ada pekerjaan. Saya fokus bisnis dari tiga tahun lalu, ada pijat dan properti. Ke depan, mau buka money changer. Selain sukses bulu tangkis, semoga bisa sukses berbisnis,” ujar pebulu tangkis putri Indonesia kedua yang meraih medali si emas Olimpiade.
Selama 14 tahun berkiprah di dunia bulu tangkis, selain berpasangan dengan Tontowi Ahmad yang dipanggil ‘Owi’ sejak 2010, Liliyana pernah berpasangan dengan Nova Widianto. Bersama Nova, Butet merebut dua gelar juara dunia dan medali perak Olimpiade Beijing. (Pol/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved