Djokovic Lampaui Rekor Federer

Puput Mutiara
28/1/2019 05:50
Djokovic Lampaui Rekor Federer
(AFP)

PETENIS nomor satu dunia Novak Djokovic telah menunjukkan diri sebagai pemain legendaris dengan merebut gelar turnamen grand slam Australia Terbuka untuk kali ketujuh. Dengan mengoleksi tujuh gelar, petenis asal Serbia itu menjadi peraih gelar Australia Terbuka terbanyak setelah 1969.    

Pada laga yang berlangsung di Rod Laver Arena, Melbourne, Auistralia, kemarin, Djo-kovic yang tahun lalu merebut gelar Amerika Serikat Terbuka 2018 dan Wimbledon 2018 tersebut membungkam petenis nomor dua dunia dari Spanyol Rafael Nadal dengan skor  -3, 6-2, dan 6-3 dalam waktu 2 jam 4 menit.

Dengan kekalahan di babak final Australia Terbuka 2019, petenis yang disapa ‘Rafa’ itu gagal untuk memenuhi ambisinya merebut gelar Australia Terbuka untuk kedua kalinya. Petenis yang dijuluki the King of Clay itu merebut gelar Australia Terbuka pada 2009.
“Ini laga terbaik dari semua laga yang saya mainkan di babak final turnamen grand slam,” kata Djokovic yang kini berusia 31 tahun.

Dengan memupuskan impian Rafa untuk meraih gelar kedua Australia Terbuka, Djokovic telah menorehkan prestasi yang melampaui petenis nomor tiga dunia, Roger Federer. dari Swiss, dengan enam gelar juara Australia Terbuka.   

Sebelum Djokovic berlaga di turnamen grand slam pembuka awal tahun, langkahny­a menuju Australia Terbuka 2019 diragukan. Pasalnya pada turnamen ATP Tour Finals 2019, dia ditundukkan Alexander Zverev, petenis berusia 21 tahun dari Jerman.  

Tidaklah mengherankan saat menumbangkan salah satu rival utamanya, Nadal, Djokovic langsung berlutut dan mencium lapangan. “Ini bagai tak nyata kami masih bisa bermain di level ini dan masih berkompetisi untuk gelar luar biasa di olahraga dan ini malam yang luar biasa,” tutur Djokovic.

“Dengan lingkungan ini, mungkin ini ialah tenis yang berkualitas tinggi yang saya telah memainkan melawan Nadal di babak final,” tutur Djokovic.   

Djokovic sempat diragukan
Sebelum bangkit lagi sebagai petenis elite yang diperhitungkan setelah didera cedera, Djokovic dinilai akan mengalami penurunan karier. Namun, justru dia mampu mengoleksi dua gelar grand slam tahun lalu dan tahun ini menambah satu gelar grand slam.  
    
“Ini luar biasa. Saya sedang berusaha melakukan kontemplasi dalam perjalanan 12 bulan terakhir. Saya harus melakukan operasi selama 12 bulan lalu,” tambah petenis Serbia yang pernah cedera siku itu.

Di sisi lain, Nadal yang telah mengoleksi 17 gelar grand slam sempat dikabarkan akan menarik diri dari turnamen Australia Terbuka 2019. Pasalnya petenis legenda dari Spanyol melakukan operasi pada pergelangan kakinya.  

Namun, ternyata Rafa mampu bermain bagus dan mampu menempuh babak final. Di sisi lain, bagi juara Prancis Terbuka 2018, lapangan turnamen Australia Terbuka bukan spesialis yang bermain di lapangan tanah liat.   

“Bahkan jika malam ini bukan yang terbaik dari yang saya lakukan. Dia telah melakukan lebih baik daripada saya,” kata Nadal yang bertanding lawan Djokovic 52 kali. Dari 57 laga, Nadal menang 25 kali. (AFP/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya