Minions Raih Gelar Juara Lagi

M Taufan SP Bustan
28/1/2019 02:45
Minions Raih Gelar Juara Lagi
( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

PASANGAN ganda ­putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, berhasil mempertahankan gelar Indonesia Masters.

Pada babak final Indonesia Masters 2019 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, kemarin, pasangan yang baru meraih gelar Malaysia Masters 2019 tersebut mengalahkan rekan satu pelatnas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dengan straight game 21-17 dan 21-11. Dengan kemenangan itu, rekor pertemuan antara pasangan yang dijuluki the Minions dan Hendra/Ahsan menjadi 5-2.  

Minions yang tahun lalu mengoleksi sembilan gelar kembali menambah gelar juara hanya dalam dua pekan. Sebelumnya, Marcus/Kevin membawa pulang gelar Malaysia Masters 2019 setelah membuyarkan impian pasangan tuan rumah Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan mudah 21-15 dan 21-16.

Kepercayaan diri Minions memang begitu tinggi. Sejak  gim pertama, mereka berdua sudah menekan lawan. Hendra/Ahsan tak memiliki kesempatan untuk bangkit.

Ternyata hal itu ­membuahkan hasil, poin demi poin pun diraih ganda putra terbaik dunia saat ini tersebut. Hingga interval gim pertama, Marcus/Kevin meraih poin dengan 11-8.

Kendati sempat mendapat poin dari beberapa permainan net, juga dari kesalahan Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan belum bisa mengejar atau mengungguli poin.

Marcus/Kevin terlihat ingin cepat menutup gim pertama dengan mengandalkan smes. Mereka pun berhasil menutup gim pertama dengan skor 21-17.

Di gim kedua Marcus/Kevin mengeluarkan segala kemampuan mereka hingga poin demi poin mereka terkumpul. Permainan memang menjadi milik Marcus/Kevin dan akhirnya laga gim kedua diselesaikan dengan skor 21-11.

Seusai bertanding, Marcus mengaku jalannya gim pertama sangat seru dan tempo permainan berjalan cepat. “Bola lawan tadi begitu matang sehingga kami harus benar-benar siap. Kami di gim pertama bagaimana fokus sehingga tidak kehilangan poin,” kata Marcus.

Menurut Marcus, di awal gim pertama itu Hendra/Ahsan mencoba untuk menyusul poin mereka. “Tadi kita juga beruntung banyak dapat bola dari net sehingga bisa menambah poin,” imbuhnya.

Kevin menambahkan bahwa dia dan Marcus berusaha menikmati pertandingan dan melepaskan tekanan mental. “Kami satu sama lainnya sudah tahu kelemanan dan kelebihan. Jadi, cukup fokus saja.”

Di sisi lain, Ahsan mengatakan secara permainan ­keduanya memang berbeda. Marcus/Kevin mengandalkan speed, sedangkan dia dan Ahsan memilih lebih tenang untuk bermain. “Mereka kan juga sudah matang secara pengalaman,” jelasnya.

Gagal capai target
Namun, jejak kesuksesan Marcus/Kevin gagal diikuti pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Lilyana ­Natsir yang dikalahkan pasangan Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqion dengan 21-19, 19-21, dan 16-21.

 Dengan demikian, Indonesia  sebagai tuan rumah hanya merebut satu gelar. Pada 2018 Indonesia meraih dua gelar, selain dari Marcus/Kevin juga dari tunggal putra Anthony  Sinisuka Ginting. Dengan to-rehan satu gelar, Indonesia gagal memenuhi target untuk meraih dua gelar sebagaimana diharapkan PP PBSI.  (R-3)   





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya