Joshua Vs Fury belum Capai Sepakat

(Dailymail/R-3)
27/1/2019 23:00
Joshua Vs Fury belum Capai Sepakat
(AFP/Harry How)

SAAT ini Inggris memiliki dua petinju kelas berat yang cukup diperhitungkan. Nama Tyson Fury menjadi perbincangan saat melawan Deontay Wilder, pemegang sabuk juara kelas berat WBC.

Pada laga yang berlangsung awal Desember 2018 di Staples Center, Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Wilder versus Fury berakhir draw.

Tiga juri memberi poin yang berbeda. Namun, Wilde­r merasa yakin dirinya selayaknya memenangi laga karena Fury sempat terjatuh dua kali.

Fury juga meyakini diriny­a yang harusnya menang angka  atas lawannya. Dengan hasil imbang, dia merasa kemenangannya telah dirampok juri pertandingan.

Dengan hasil draw tersebut, baik Fury maupun Wilder mengklaim diri mereka sebagai petinju kelas berat dunia terbaik saat ini.  

Seusai hasil laga imbang, Fury, yang meraih gelar kelas berat WBA, IBO, IBF, WBO, dan Ring unifikasi  Wladimir Klitschko, juga sempat melon­tarkan tantangan kepada rekan senegaranya, Anthony Joshua.     

“Ayam sayur, ayam sayur. Di mana kamu (Anthony)?” ucap Fury yang berusia 30 tahun dan dijuluki Gypsy King.

Tantangan yang dilontarkan Fury mendapat respons dari kubu Anthony Joshua, petinju berusia 22 tahun dengan 22 kali bertanding, 21 menang knock-out, dan belum terkalahkan.     

Promotor yang menangani Joshua, Eddie Hearn, pun mendekati kubu Fury untuk membahas laga di antara dua petinju kelas berat yang sama-sama dari Inggris.

Rencana pertarungan dua petinju kelas berat Joshua yang memegang gelar tiga versi dewan tinju, IBF, WBA, dan WBO, melawan Fury akan digelar di Stadion Wembley,  London, Inggris, pada 13 Aprl mendatang.

Sebaliknya promotor Fury, Frank Warren, menyakan pihaknya belum mencapai kata sepakat dengan Hearn soal bayaran. “Tawaran Eddie masih belum mendekati nilai yang diinginkan Fury,” kata Warren.

“Itu ialah tawaran yang tak layak. Yang seperti itu membuat petinju saya tetap tak menolak keluar rumah, dengan nilai kurang dari US$80 juta setelah tanding ulang dengan Wilder,” tambahnya.     

Dengan belum adanya kesepakatan soal bayaran, kubu Fury lebih fokus untuk mempersiapkan tanding ulang melawan Wilder.   

Tak hanya itu, Warren meminta agar untuk laga Fury versus Joshua, harus dipilih tiga juri yang  betul-betul netral. (Dailymail/R-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya