Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses menorehkan gelar perdana mereka tahun ini.
Gelar perdana Kevin/Marcus diraih dari Malaysia Masters 2019. Pada babak final turnamen yang digelar di Stadium Axiata Center, Kuala Lumpur Sport City, Malaysia, itu, mereka memupuskan impian pasangan tuan rumah, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dengan straight game 21-15 dan 21-16.
Dengan kemenangan tersebut, pasangan yang dijuluki Minions itu juga mencatatkan rekor pertemuan dengan pasangan Ong/Teo menjadi 4-0.
Terakhir Kevin/Marcus berhadapan dengan Ong/Teo pada turnamen Indonesia Terbuka 2018. Saat itu, Kevin/Marcus membungkam pasangan ‘Negeri Jiran’ tersebut dengan skor 21-18 dan 21-12.
“Hari ini lawan kami defendnya sangat bagus, jadi kami cukup susah untuk menyerang mereka. Jadi kami harus fokus, khususnya di poin-poin akhir, harus lebih fokus,” kata Marcus seusai pertandingan.
“Intinya kami harus fokus dan jangan banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami juga bermain sedikit lebih cepat dari lawan. Hari ini (kemarin) mereka main dengan percaya diri, lebih safe, dan nggak gampang mati. Perubahannya di situ, mereka lebih nggak gampang mati,” kata Kevin.
Kevin/Marcus menambahkan mereka bermain lebih baik jika dibandingkan dengan laga sebelumnya. Pada semifinal Sabtu (19/1), mereka mengalahkan pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong, tetapi pertandingan berjalan sangat alot dengan skor 21-18 dan 24-22.
“Hari ini (kemarin) kami bermain lebih baik dari kemarin dan kami menikmati permainan di lapangan, tidak ada tekanan sama sekali,” ujar Marcus.
Greysia/Apriayni runner-up
Di sisi lain, pasangan ganda putri terbaik Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal mengikuti jejak yang ditorehkan Kevin/Marcus. Mereka harus puas sebagai runner-up setelah gagal menundukkan pasangan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dari Jepang dengan skor 21-18, 16-21, dan 16-21.
Namun, Greysia/Apriyani mengatakan kekelahan yang dialami mereka harus menjadi pemacu untuk tampil lebih baik lagi di turnamen Indonesia Masters 2019 di Jakarta pada 22-17 Januari 2019.
“Kami kalah hari ini (kemarin) dan kami harus bersiap lagi untuk pertandingan minggu depan,” jelas Greysia.
“Mereka hari ini (kemarin) bermain dengan baik dan lebih kuat dari kami. Mereka konsisten tidak hanya secara mental, tapi juga fisik yang kuat sampai akhir,” kata Greysia kepada Badmintonindonesia.org.
“Untuk kali ini kami tidak mau banyak komentar. Kami harus terus belajar. Hari ini (kemarin) juga benar-benar capek, jadi harus recovery lagi untuk turnamen berikutnya,” ujar Apriyani yang bertekad dapat meraih gelar pada Indonesia Masters 2019 di Jakarta. (Opn/Mut/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved